Siak (Inmas) – Selasa, (11/02/2020), setelah sebelumnya pada hari Selasa, (04/02/2020) lalu, sebanyak 17 ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak yang lulus secara administrasi sebagai calon petugas haji kategori TPHI, TPIHI dan PPIH melaksanakan tes seleksi kompetensi secara online dengan metode CAT (Computer Assisted Test), maka berdasarkan informasi yang direlease secara resmi oleh riau.kemenag.go.id memutuskan sebanyak 5 ASN Kankemenag Siak dinyatakan lulus pada tes yang diadakan di tingkat Kabupaten tersebut.
Mereka yang lulus tersebut adalah, Kepala Subbag TU Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Nursya dan Kepala Seksi Bimas Islam, H. Ahmad Muhaimin, S.Ag (TPIHI)., Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kerinci Kanan, M Mahbub, S.HI dan Kepala KUA kecamatan Sungai Apit, Kamarizun, S.HI (TPHI)., Pebri Edy, M.Si (PPIH Arab Saudi). Kelimanya nanti akan melakukan tes selanjutnya yang akan dilaksanakan di Aula Kantor Wilayah Kemenag Riau pada hari Kamis, (13/02/2020) lusa. Dalam seleksi ini, tahap seleksi dilakukan secara 3 tahap, yaitu: tahap seleksi administrasi, tahap seleksi kompetensi secara online dengan metode CAT (Computer Assisted Test), dan terakhir tahap wawancara.
Kepala Kankemenag Siak, Drs. H. Muharom mengucapkan selamat kepada mereka yang berhasil lulus pada tahap I ini. “Saya ucapkan selamat dan kembali berjuang untuk ke tahap Provinsi Riau. Semoga kelima ASN kita ini lulus semua menjadi petugas Haji pada musim haji tahun 1441 H/2020 M ini,” harapnya.
Sebelumnya, seleksi petugas haji PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi tingkat kabupaten Siak digelar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak melalui Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) diikuti 17 peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi. Pada seleksi ditingkat Kabupaten Siak yang digelar di Hotel Grand Royal Siak. Adapun jumlah keseluruhan peserta yang mengikuti test se-provinsi Riau sebanyak 204 orang. Dengan rincian Kanwil 24 orang, Pekanbaru 31 orang, Kampar 32 orang, Inhil 17 orang, Dumai 7 orang, Siak 17 orang Rohul 10 orang, Bengkalis 14 orang, Pelalawan 5 orang, Inhu 16 orang, Kuansing 11 orang, Rohil 13 orang dan Meranti sebanyak 7 orang. (Hd)