Rokan Hilir (Kemenag) - Di tengah beragamnya bentuk hiburan yang berkembang di masyarakat saat ini, hadir sebuah alternatif yang menyejukkan hati dan sarat nilai keislaman yaitu Grup Seni Budaya Islami Qosidah Modern, Nasyid dan Al Barzanji Al Husainiyah binaan Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Bagan Sinembah, Nurhamidah.ย
Grup ini beranggotakan 12 orang personil ini terdiri dari qariโah, tim marhaban dan pemain marawis, serta biduan yang membawakan lagu-lagu bernuansa islami dan senandung melayu daerah seperti Tapsel Madina dan Padang Pasir. Tak sekedar hiburan kehadiran grup ini berperan penting sebagai media dakwah dan pelestarian nilai keislaman di tengah masyarakat.
"Grup ini sudah kami bentuk sejak tahun 2010. Alhamdulillah, untuk wilayah Balai Jaya, Basira, dan Bagan Sinembah sudah cukup dikenal masyarakat. Hampir seluruh desa dan kelurahan pernah mengundang kami untuk tampil dalam acara pernikahan, syukuran dan kegiatan keagamaan dengan qasidah, marhaban maupun nasyid," ujar Nurhamidah saat dimintai keterangan disela-sela kesibukannya, Jumat (17/10/2025).
Lebih lanjut, Nurhamidah menjelaskan bahwa motivasi utamanya membentuk grup ini adalah untuk menghadirkan bentuk hiburan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik dan menanamkan nilai-nilai keislaman.
"Kami ingin menunjukkan bahwa seni juga bisa menjadi sarana dakwah. Melalui lirik, lantunan marhaban, dan nasyid, masyarakat bisa belajar tentang kecintaan kepada Allah dan Rasul, tentang akhlak, dan tentang pentingnya menjaga adab dalam setiap kegiatan," ujarnya.
Ia menambahkan, pembinaan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada latihan vokal dan musik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pemahaman agama bagi para anggotanya.
"Setiap anggota kami ajarkan untuk memahami makna dari syair yang dibawakan. Jadi bukan sekadar bernyanyi, tapi juga menyampaikan pesan dakwah. Kami ingin mereka menjadi duta seni yang berakhlak dan membawa kesejukan di tengah masyarakat," ungkapnya penuh semangat.
Nurhamidah juga menuturkan bahwa grup yang dibinanya telah beberapa kali berpartisipasi dalam Festival Nasyid dan Al Barzanji tingkat Kabupaten bahkan pernah ikut di ajang tingkat Provinsi.
Melalui upaya ini, seni musik qasidah, nasyid dan tradisi berzanji kembali menjadi media efektif dalam menyemai nilai-nilai keislaman, memperkuat syiar agama, serta melestarikan budaya Islam di tengah masyarakat modern. (HH/Humas)