Siak (Inmas) -
Pembukaan musabaqah tilawatil quran (MTQ) ke-X tingkat Kecamatan Mempura, berlangsung
di Mesjid Abdul Jalil Muzaffarsyah Kampung Benteng Hulu, Sabtu malam
(19/4/2019). Bupati Siak Alfedri, saat membuka MTQ ke-X tingkat Kecamatan
Mempura mengatakan, “Momentum MTQ dilaksanakan setiap tahun merupakan upaya
menghadirkan alquran pada kehidupan keseharian kita”, ujarnya, sebagaimana
dikutip dari laman facebook milik Humas
dan Protokol Pemda Siak.
Disebutkan
disana, melalui tahapan seleksi tingkat Kecamatan Mempura ini, nantinya bisa
mengalami peningkatan yang dari tahun sebelumnya berada di rangking 6, kedepan
di harapkan lebih baik Legi. "Kita harapkan dari tahun ke tahun pelaksanaan
MTQ mengalami peningkatan. Dan pada event di tingkat kabupaten nantinya,
mengutamakan qari qariah tempatan sehingga dapat memberikan efek lebih luas
lagi pada syiar agama,"kata Alfedri.
Dikatakannya,
saat ini ada 1054 tahfiz dari 9 ponpes di Kabupaten Siak. Tentunya kedepan
hafalan alquran tidak hanya diterapkan pada sekolah pesantren saja, tapi juga
dapat dilaksanakan pula di sekolah umum, sehingga pembinaan akhlaq anak kita
semakin baik dan terhindar dari pergaulan negatif.
Tentu dengan
mempersiapkan generasi yang cinta al-quran serta memahami isi kandungannya,
diharapkan menjadi salah satu upaya mendorong pengembangan potensi dan kearifan
lokal yang kita miliki dengan landasan agama yang kuat. "kedepan, hafalan
alquran tidak hanya diterapkan pada sekolah pesantren saja, tapi juga dapat
dilaksanakan pula di sekolah umum. Sehingga anak anak dapat mengmbangkan
potensi, dan dapat terhidar dari pergaulan negative,"Ungkapnya.
Lanjutnya,
Pemerintah Daerah bersama Pimrov Riau kedepan akan menerapkan kebijakan yang
berlandaskan Isi kandungan Alquran, dengan mengkonversi bank daerah menjadi
perbankan syariah. Langkah itu juga sudah dimulai dengan telah ditetapkannya
Riau oleh pemerintah pusat, sebagai salah satu provinsi tujuan pariwisata halal
bersama 2 provinsi lainya yakni Provinsi Sumatera Barat dan Aceh. "Harapan
kita dengan diterapkannya konsep wisata halal, dan lembaga Keuangan daerah
berbasis Syariah, doa kita usaha ini dapat mendatangkan keberkahan bagi daerah
kita kedepanya,"tutupnya.
Sementara itu
Camat Mempura Desi Fevianti mengatakan, MTQ-X tingkat Kecamatan Mempura ini
diikuti oleh 7 kampung dan 1 kelurahan tersebut, tentunya bertujuan menjaring
para qari qariah terbaik untuk menghadapi MTQ ditingkat Kabupaten Siak bulan
Juni mendatang.
Lanjutnya, ia
mengajak kepada masyarakat melalui acara syiar al-quran ini lebih meningkatkan
kepedulian kepada kaum duafa, melalui ATM beras yang sudah ada di Kecamatan
Mempura terlebih tak lama lagi umat muslim akan memasuki bulan suci ramadhan
sehingga tentunya hal ini dapat meringankan kesulitan saudara kita yang kurang
mampu. "Kami mendorong masyarakat melalui moment MTQ ini, dapat ngetuk
kepedulian sosial, dengan cara bersedekah melalui ATM Beras yang sudah di
siapkan Baznas di masjid kita ini,"ungkapnya.
Lanjutnya,
Meskipun kondisi cuaca hujan yang terjadi sejak sore hingga malam hari maka
pelaksanaan tidak dapat dilakukan di astaka, melainkan dilakukan dalam mesjid
kebanggan masyarakat Mempura tersebut, tentunya ini tidak mengurangi suasana
khidmat dan berkah acara. Acara pembukaan selain di hadiri Bupati Siak Alfedri
juga turut dihadiri Anggota DPRD Siak Sujarwo, Kepala Subbag TU Kankemenag
Siak, Nursya dan sejumlah tokoh masyarakat, anggota persatuan perwiridan dari
tiap kampung serta ratusan masyarakat Kecamatan Mempura. (Hd)