Pekanbaru (Kemenag) — Kementerian Agama Kota Pekanbaru kembali melanjutkan agenda pembinaan dan silaturahmi bersama Majelis Taklim di Kecamatan Lima Puluh. Kegiatan tersebut dirangkai dengan penyaluran santunan dhuafa dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, Selasa (23/12/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Paripurna Abidin, Kecamatan Lima Puluh ini dihadiri oleh Sekretaris Camat Lima Puluh, Plt. Kasi Bimas Islam Kemenag Pekanbaru, Kepala KUA Kecamatan Lima Puluh, para penyuluh agama, pengurus masjid, serta ratusan ibu-ibu Majelis Taklim se-Kecamatan Lima Puluh.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Drs. H. Syahrul Mauludi, MA dalam arahan dan pembinaannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pembinaan Majelis Taklim yang berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Ia menegaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian dari tugas Kementerian Agama dalam mewujudkan masyarakat yang taat beragama.
“Melalui Majelis Taklim, Kementerian Agama hadir untuk terus membina umat dan menguatkan peran keagamaan di tengah masyarakat. Ini adalah ikhtiar bersama agar masyarakat Kota Pekanbaru semakin taat beragama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kepala Kantor menyampaikan bahwa hingga saat ini Kemenag Pekanbaru telah bersilaturahmi dan melakukan pembinaan Majelis Taklim di delapan kecamatan. Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan untuk menyamakan semangat dan langkah seluruh elemen keagamaan dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis di Kota Pekanbaru.
Usai pembinaan dan tausiyah, Kepala Kantor Kemenag Pekanbaru secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) Majelis Taklim kepada perwakilan pengurus. Selain itu, diserahkan pula 10 paket sembako kepada kaum dhuafa di Kecamatan Lima Puluh sebagai wujud nyata program Kemenag Berdampak dalam rangka HAB ke-80 Kemenag RI.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran Majelis Taklim sebagai mitra strategis Kementerian Agama dalam pembinaan umat serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan.