Siak (Inmas) โ Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak melalui Seksi Pendidikan Islam bersama Pokjawas (Kelompok Kerja Pengawas) melakukan Monitoring Proses Belajar Mengajar (PBM) di sejumlah Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) yang ada di Kecamatan Minas. Monitoring ini juga dilakukan dalam rangka mengecek langsung kedisiplinan para guru dan kepala madrasah.
Dalam monitoringnya itu, Kepala Seksi Pendis Kankemenag Siak, H. Resman Junaidi, S.HI bersama Ketua Pokjawas, Drs. H. Syaifudin menemukan sejumlah persoalan yang sangat menyita perhatian di sejumlah MDTA yang dikunjungi. Dengan didampingi oleh Kepala KUA Minas, Subambang Isa Anshari, S.HI dan Ketua FKDT Kecamatan Minas, Jamhuri, mereka berkeliling ke sejumlah MDTA yang ada di Kecamatan Minas.
ย Dari hasil Monitoring Proses Belajar Mengajar (PBM) di sejumlah Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) yang ada di Kecamatan Minas tersebut, mereka menemukan sejumlah persoalan seperti tidak berjalan lancarnya proses belajar mengajar sesuai dari ketentuan yang ada. โDari monitoring ini, ternyata ada madrasah yang tidak menjalankan fungsinya dengan baik. Seperti ada MDTA yang satu guru mengajar empat kelas sekaligus, dan ada yang MDTA-nya tutup sementara laporan ke kita lancar. Oleh sebab itu, ini akan kita evaluasi bersama Kepala Kankemenag Siak dengan kedepannya diperketat dengan membuat Juknis terkait dengan disiplin ini semua,โ ungkap Resman serius.
Selain itu, Drs. H. Syaifudin selaku Ketua Pokjawas dalam monitoringnnya terkait dengan kelengkapan administrasi kelengkapan perangkat pembelajaran mengungkapkan banyak hal yang ditemukan dan perlu untuk dikoreksi, tentunya menyangkut disiplin Kepala dan Guru di MDTA agar senantiasa ditingkatkan agar menjadi contoh tauladan yang baik bagi anak didiknya. Karena menurutnya, saat ini biasanya siswa/i rentan meniru orang tua atau guru yang ada dilingkungannya. (Hd)