Rokan Hilir (inmas)- Kamis, 23 Agustus 2018 MAN 1 Rokan Hilir melaksanakan pemotongan Kurban. Kegiatan ini merupakan program kerohanian Islam (Rohis) MAN 1 Rokan Hilir, sekaligus sebagai pelaksana program yang disaksikan langsung Ibu Kepala Madrasah Dra. Hj. Rahmawati, M.Pd.
Dalam sambutannya Ketua Rohis Fatmawati, S.Pd, menjelaskan pelaksanaan qurban Idul Adha ini, baru pertama kali, dengan jumlah 3 ekor kambing, merupakan qurban anak-anak Rohis MAN 1 Rohil 1 ekor, sedangkan 2 ekor masing masing, dari ibu Desra Berliana dan Fatma Ummi Zaki sendiri. Semoga kedepan lebih banyak lagi.
Selain pemotongan qurban juga dilaksanakan acara makan dan Doa bersama, yang dihadiri Kementrian Agama Rokan Hilir diwakili Kasubbag TU Drs. H. Sakolan Kholil, MA bersama Staf pengelola website Nasuha, S.Pd.I.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 1 Rohil Rahmawati, menyampaikan ucappan terima kasihnya atas kehadiran bapak Kasubbag TU Kemenag Rohil dan rombongan, serta ketua harian Komite MAN Yulizar dan sekretaris, serta kepada anak-anak dan juga Rohis MAN, segenap panitia semoga ini menjadi ibadah, dan harapan saya para guru, karyawan untuk kedepannya acara korban ini dapat dilakukan dengan memotong Sapi. “ini merupakan penanaman nilai-nilai Soleh pribadi dan soleh sosial bagi warga MAN, sebagai mana visi yang ingin kita capai,” ungkap Rahmawati.
Untuk itu, Rahmawati melanjutkan, kami mohon bimbingan dan arahan, sekaligus doa dari bapak dan ibu guru terutama Kementrian Agama Rokan Hilir semoga kedepan MAN 1 Rohil ini menjadi kebanggaan Masyarakat Rohil.
Di sisi lain, dalam arahannya bapak Sakolan Khalil menyampaikan permintaan maaf bapak Kepala Kemenag H. Agustiar, yang tidak dapat bersama, beliau menyampaikan salam dan memberikan Applous atas kegiatan pemotongan Korban ini.
Selanjutnya bapak Sakolan juga mengharapkan kedepannya jauh lebih baik lagi, selain bermakna ibadah, kegiatan ini juga dapat membangun keakraban antar guru, murid dan lainnya.
Kegiatan yang disertai dengan makan bersama sekaligus doa selamat yang dipimpin bapak ust. Taubat Nasuha, dan sebelum Doa, beliau menyampaikan rasa salutnya pada MAN, serba lengkap, tukang potong dan doa ada Ustaz Mustakim, tukang dakwah ada Ustaz Ramizal Elmalau, Ustaz Afifuddin, tukang tulis indah (kaligrafi) ada Umi Kalsum, penulis ada, maka wajar bila MAN ini jadi yang terbaik, dan masyarakat jangan ragu menitipkan anaknya disini. (Bstm/Nsh)