Lagi, 26 Calon Haji ONH Plus Riau Terlantar di Medan
Ringkasan:
Pekanbaru (Humas)- 26 orang Jemaah Calon Haji (JCH) Plus non kuota gagal berangkat ketanah suci karena visa yang dijanjikan oleh pihak travel atau biro perjalanan tempat mereka mendaftar yang diterbitkan oleh pihak Arab Saudi tak kunjut tiba. Akibatnya, sejak 1 November sampai saat ini JCH asal Baga...
Pekanbaru (Humas)- 26 orang Jemaah Calon Haji (JCH) Plus non kuota gagal berangkat ketanah suci karena visa yang dijanjikan oleh pihak travel atau biro perjalanan tempat mereka mendaftar yang diterbitkan oleh pihak Arab Saudi tak kunjut tiba. Akibatnya, sejak 1 November sampai saat ini JCH asal Bagan Batu Rokan Hilir (Rohil) Provinsi Riau tersebut masih terlantar ditempat JCH di Inapkan. Sementara closing date Terminal Haji Bandara King Abdul Aziz sudah tutup tadi malam pukul 00.00 WIB atay 11 November 2010 pukul 04.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang diterima oleh PGS Kabid Haji Zakat dan Wakaf Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Riau, Drs H Mahyuddin MA, Kamis (11/11) melalui Ka KUA Bagan Sinembah Rohil, jumlah JCH Bagan Batu yang akan berangkat Haji melalui ONH Plus 2010 sebanyak 28 orang, namun karena ragu dengan kondisi perjalanan oleh pihak travel akhirnya jauh hari sebelum keberangkatan ke Medan, 2 JCH tersebut membatalkan diri.
"Kasus seperti ini sebenarnya sudah terjadi tahun lalu, namun untuk Riau sepertinya baru tahun ini," ucap Mahyuddin. "Kasus ini cukup menghebohkan dan tentunya mengundang keprihatinan kita semua, Apalagi jumlah JCH ONH Plus non kuota Riau yang gagal berangkat cukup besar, yang di Pekanbaru saja 22 orang ditambah yang ada di Medan sebanyak 26 orang," tambahnya.
Menyikapi kasus tersebut, Mahyuddin tidak dapat berkomentar banyak, karena ONH Plus tidak ditangani oleh Kemenag Provinsi tapi langsung ke Kemenag RI. Namun pada kesempatan tersebut ia mengimbau kepada masyarakat yang ingin berangkat ke tanah suci dengan menggunakan jalur khusus ONH Plus hendaknya dapat lebih selektif dalam memilih biro perjalanan.
"Kalau memang ingin berangkat melalui ONH Plus sebaiknya langsung mendaftar ke Kemenag RI, karena di pusat langsung dapat kita ketahui apakah kita masih bisa masuk dalam pemberangkatan ONH plus tahun ini atau tidak. Sehingga kepastian berangkat saat mendaftar langsung kita dapatkan, setelah itu barulah kita menentukan biro perjalanan yang akan kita gunakan untuk berangkat nantinya," jelas Mahyuddin.
Namun, tambahnya, JCH saat ini lebih percaya kepada biro perjalanan untuk mendaftarkan dirinya ke Jakarta. Padahal jika itu dapat dilakukan sendiri maka tingkat kepastiannya jauh lebih tinggi. "Sekarang terbalik, masyarakat memilih biro perjalanan dulu baru mendaftar, akibatnya seperti saat ini banyak JCH yang tidak terdaftar dipusat dan gagal berangkat. Kuota ONH plus setiap tahunnya itu terbatas, dari 221.000 jatah hanya 17.000 jatah ONH Plus, jadi semakin cepat mendaftar tiap tahunnya maka kesempatan untuk menunaikan ibadah haji melalui perjalanan khusus semakin besar. Jadi sekali lagi kami berharap, agar masyarakat benar-benar lebih seleksit, jika ada informasi yang kurang jelas terkait dengan penyelenggaraan haji hendaknya dipertanyakan terlebih dahulu jangan tergoda oleh iming-iming dari pihak travel yang belum tentu keabsahannya," sesalnya. (msd