Rokan Hilir (inmas) - Perjalanan dinas ke Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas Kabupaten Rokan Hilir, Kakanwil Kementerian Agama Riau, Drs. H. Ahmad Supardi Hasibuan, MA beserta rombongan, berkunjung ke beberapa yayasan. Yaitu Yayasan Ishlahiyah, Yayasan Tarbiyah Islamiyah, Yayasan Mujahidin dan Yayasan Al-Adalah, Kamis (23/3/17).
Kunjungan kerja di hari pertama didampingi Kakan Kemenag Rohil H. Agustiar, Sekretaris Badan pengelola Masjid Istiqlal Jakarta H. Rusli Efendi, Asisten I Feri H Parya, Anggota DPRD Riau Husaimi Ahmadi, anggota DPRD Rohil Rasyid Abi Dzar, Kepala KUA Kec. Pasir Limau Kapas Firdaus.
Saat meminjau beberapa madrasah dan saat diwawancarai awak media Kakanwil Kemenag Riau mengungkapkan kekagumannya kepada masyarakat Panipahan yang begitu semangat mendidik putra putrinya di madrasah. Terbukti setiap madrasah yang dikunjungi tak kurang dari 200 peserta didik. Seperti Yayasan Ishlahiyah pimpinan Drs. H. Adnan Yus. MI 291 siawa, MTs 450 siswa dan MA 299 siswa.
"sewaktu saya masih di bagian perencanaan madrasah-madrasah yang ada di Pasir Limau Kapas ini dibantu 30 unit lokal," jelas mantan Kakan Kemenag Rohul ini.
Lebih lanjut H. Ahmad Supardi mengatakan nampak perubahan madrasah-madrasah pada saat itu. Namun selang 9 tahun dan saya berkunjung lagi sekarang, banyak lokal yang harus dilakukan perbaikan.
Sementara itu saat ditanya seputar honorer Kab. Rokan Hilir yang nota benenya banyak di madrasah-madrsah, Kakanwil memberikan saran jangan sampai di rumahkan.
"guru-guru honor di Kab. Rokan Hilir ini banyak di Madrasah-madrasah Coba bayangkan kalau sempat di rumahkan, banyak madrasah yang tidak bergairah lagi. Cukup dikurangi saja, yang penting mereka masih dianggap guru Pemda Rokan Hilir. Semoga Pemda Rohil mengambil keputusan yang bijaksana, amin," harap Kakanwil. (nsh)