0 menit baca 0 %

Kunker FKUB Riau ke FKUB Gunung Kidul Jogjakarta, Ini Alasannya

Ringkasan: Riau (Inmas) - Dipenghujung tahun 2019 ini, Kementerian Agama  Kab. Gunung Kidul menjadi salah satu tempat pilihan dari instansi pemerintahan FKUB Provinsi Riau untuk melakukan kunjungan kerja yang beragendakan studi banding. Rombongan yang dimotori Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA, tersebut...

Riau (Inmas) - Dipenghujung tahun 2019 ini, Kementerian Agama  Kab. Gunung Kidul menjadi salah satu tempat pilihan dari instansi pemerintahan FKUB Provinsi Riau untuk melakukan kunjungan kerja yang beragendakan studi banding. 

Rombongan yang dimotori Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA, tersebut di sambut langsung oleh Pemkab Gunung Kidul yang diwakili  asisten II yang juga sebagau Plh Asisten I.( Ir. H. Azman Latif ). Turut hadir juga Ka. Kesbangpol Gunung Kidul ( Bpk Wahyu ) Ka. Kankemenag ( Joharsyah ) dan Ketua FKUB Kab. Gunung Kidul ( Iskanto ).

Kasubbag Hukum dan KUB Kanwil Kemenag Riau Dr Anasri Nurdin MPd menyatakan kedatangan rombongan  Kunjungan FKUB Prov. Riau  berjumlah 30 orang. Diantaranya turut serta Kabag Erizon Efendi MPd, Kakankemenag Rohil Agustiar didampingi Kasubbag, Kakankemenag Kabupaten Siak, Kakankemenag Kabupaten Pelelawan, Kasubbag Kemenag Kuansing, Kasubbag Inmas Kemenag Riau Eka Purba, Kasubbag Umum Elwizar.

Bersama dengan FKUB, Pemkab dan Kesbangpol pihaknya mengaku ingin mengetahui dan mempelajari tentang bagaimana kiat kiat jitu mereka secara sendiri dan bersama sama mewujudkan suasana harmony, rukun dan damai antar dan antara umat beragama dengan pemerintah.

Sehingga mereka mendapatkan penghargaan tertinggi dalam merintis dan merawat kerukunan yakni Harmony Award dari Mentri Agama tahun 2018, lanjut Anasri.

Anasri menyebut pada kesempatan tersebut seluruh FKUB kabupaten/kota aktif berdiskusi tentang pengalaman Pemkab Gunung Kidul. Termasuk yang terkait strategi dalam mengatasi problematika kerukunan seperti pendirian rumah ibadah, penyiaran agama, dan pemberdayaan dan sinergisitas FKUB dengan kemenag dan pemkab dalam hal ini kesbangpol, urainya melalui sambungan via seluler.

“Kami mendapatkan pengalaman langsung melalui audiensi dengan pemkab, fkub dan kesbangpol”,katanya.

Kepala Kantor Kemenag Kab Gunung Kidul sangat menyambut baik rombongan tersebut. Kepada rombongan Joharsyah menuturkan sejumlah prestasi yang sudah dicapai FKUB Kabupaten Gunung Kidul.

Sedikitnya ada 10 pencapaian yang sudah dilakukan oleh FKUB Kabupaten Gunung Kidul, yaitu menyelesaikan berbagai permasalahan antar umat beragama, terutama masalah rumah ibadat. 

Kedua, perundingan dan kepastian hukum bagi bagi rumah ibadat yang berisi sebelum tahun 2006 (Sk Bupati). Selain itu mereka juga berhasil mengatasi kasus Gereja Protestan Tunggul Barat, Semanu, kasus Gereja Protestan Jatisari, Playen, kasus Gereja GPII (Gereja Protestan Injili Indonesia), Balong Girisubo.

Selanjutnya Mendirikan Gua Maria, Sampang Gelangsaruli, menerima penghargaan Harmony Award (FKUB berkinerja terbaik) dari Kemenag RI, perayaan paskah Adiyuswo Gereja Kristen Jawa, pendirian rumah ibadat Gereja Kristen Jawa, pendirian Rumah Ibadat Gereja Bethany Fresh Anointing (BTA) serta seruan dalam pilpres, legislatif, DPD, Pilkada dan Pilkades lewat baliho, spanduk, medsos, apapun dan siapapun pilihannya jaga kerukunan umat beragama.(vera)