0 menit baca 0 %

Kunjungan Silaturahmi FPI Provinsi Riau ke Kemenag, Ini Kata Kakanwil

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas) –Guna menjaga ukhuwah Islamiyyah dan kondusifitas di Provinsi Riau FPI Provinsi Riau melakukan kunjungan silaturrahmi ke Kanwil Kemenag Riau pada Rabu (29/03) siang. Organisasi yang terbentuk sebagai wadah kerja sama antara ulama dan umat dalam menegakkan amar ma’ruf nahi mungk...

Pekanbaru (Inmas) –Guna menjaga ukhuwah Islamiyyah dan kondusifitas di Provinsi Riau FPI Provinsi Riau melakukan kunjungan silaturrahmi ke Kanwil Kemenag Riau pada Rabu (29/03) siang. Organisasi yang terbentuk sebagai wadah kerja sama antara ulama dan umat dalam menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar tersebut di pimpin langsung oleh Ketua FPI Provinsi Riau Ade Hasibuan. Rombongan yang datang beranggotakan Izubardi Idris dari Ketua Badan Anti Teror FPI, Panglima Daerah FPI Riau Muhammad Zein Hasibuan, Ketua Badan Ahli Taufiq Hidayat dermawan disambut hangat oleh Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA  di aula mini Kanwil.

Pada pertemuan tersebut Ahmad Supardi menuturkan beberapa hal penting diantaranya Pertama, bagaimana meningkatkan pembangunan daerah Provinsi Riau, kedua meningkatkan organisasi kemasyarakat Islam termasuk FPI sebagai salah satu ormas Islam yang ada di Riau dalam rangka membantu pembangunan daerah Provinsi Riau, khususnya di bidang agama dan keagamaan. Jika selama ini orang banyak bicara agama dan keagamaan sekarang kita menambah ekonomi umatnya. Jadi ibarat Masjid sambung pria humoris ini, selain masjid itu ramai tapi ekonomi umatnya juga harus jalan. Ketiga, lanjutnya supaya  solidaritas persaudaraan dan persatuan umat Islam betul betul harus terjaga, jangan sampai karena persoalan sepele seperti khilafiyah sedikit sudah memunculkan pertentangan di tengah umat seperti yang kerap terjadi selama ini di Indonesia.

Dikatakannya bahwa Font Pembela Islam  (FPI) ini bukan menakut nakuti orang atau pun sesuatu yang perlu ditakuti oleh masyarakat, namun ormas ini juga berperan sebagai partisipan dalam upaya menjalankan tugas negara dan melindungi umat Islam. Disamping melindungi umat dari segala hal yang beraroma maksiat FPI juga sekaligus membangun amar ma’rufnya, jelasnya. Beberapa kasus konflik yang merebak di bumi pertiwi Indonesia memerlukan perhatian khusus. Bukan hanya dari masyarakat, namun juga diperlukan peran serta pemerintah dan organisasi terkait.

Untuk itu, ia mengharapkan kepada masyarakat dan ormas agar selalu mengedepankan musyawarah untuk mencapai mufakat dalam upaya menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada umat khususnya di Riau. Karena Kerukunan dan ketentraman umat beragama merupakan salah satu prioritas dari Kementerian Agama, ujarnya.

Menyambung yang telah diungkapkan Kakanwil Kemenag Riau, Ade Hasibuan selaku ketua FPI Provinsi Riau mengatakan bahwa pihaknya selain ingin menjaga dan mempertahankan harkat dan martabat Islam serta umat islam, FPI juga pernah berpartisipasi dalam bantuan membedah seribu rumah di wilayah Jawa Tengah dan itu berjalan sukses, namun sayang tidak ada satu pun media yang mengekspos ke publik, karena alasan klasik yang kerja FPI, ujarnya lirih.  

Artinya lanjut pria bersorban ini FPI tidak hanya bergelut dan berkecimpung seputar kemungkaran, kemaksiatan atau tempat hiburan malam saja, tidak melulu persoalan agama dan keagamaan saja, seperti anggapan masyarakat yang berkembang selama ini, tekannya. Namun lebih dari itu ormas kami juga memiliki tekad dan niat yang mulia dalam kegiatan bakti sosial dan pembangunan ekonomi umat, demikian tandas Ketua FPI menegaskan. Hal tersebut merupakan salah satu amanah yang luar biasa dari Kementerian Sosial kepada FPI saat itu, imbuhnya. Menurutnya Ormas Islam bersama Kemenag harus bisa sejalan dalam rangka membangun masyarakat yang harmonis dan bermartabat. (vera/ft:faj)