Kampar ( Kemenag )--- Suasana Pondok Pesantren Ni matullah pada malam Selasa, 17/11/2025 benar-benar terasa berbeda. Ratusan santri dan para asatidz larut dalam kehangatan dan haru ketika menyambut kedatangan tamu istimewa, Dr. KH. Muhammad Rofiqul A laa, Pimpinan Pondok Pesantren Ar-Risalah Bandung. Kunjungan ini bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi menjadi pertemuan yang sarat nilai sejarah, persahabatan, dan keteladanan.
Kedatangan beliau disambut langsung oleh pimpinan Ponpes Ni matullah, KH. Muhibbul Thibri, Lc., MA., yang merupakan sahabat karib sejak keduanya menempuh studi S1 dan S2 di negeri Syam, Suriah. Ikatan persaudaraan yang dibangun di tengah perjuangan menuntut ilmu bertahun-tahun lalu, kembali dipertautkan dalam suasana penuh kekeluargaan di tanah Kasikan.
Di hadapan seluruh santri dan majelis guru, Dr. KH. Rofiqul A laa menyampaikan tausiyah penuh hikmah tentang ketulusan dalam menuntut ilmu, pentingnya menjaga adab, serta kuatnya hubungan antara murid dan guru. Petuah beliau disampaikan dengan bahasa yang lembut namun dalam, membuat para santri khusyuk menyimaknya.
Kebahagiaan beliau semakin bertambah saat mengetahui bahwa acara dilaksanakan di Gedung Syaikh Rojab Dieb, gedung yang batu pertamanya diletakkan oleh guru mereka di Syam, Syekh Dr. Muhammad Rajab Dieb. Momen itu menghadirkan kenangan mendalam, seolah menghubungkan kembali mata rantai keilmuan dari Suriah hingga Kasikan.
Turut hadir mendampingi, Syekh Misbahuddin, Kepala PDF Ponpes Ar-Risalah Bandung. Beliau membawakan kajian singkat tentang pentingnya mengamalkan Do a Ashabul Kahfi sebagai pegangan dalam menghadapi tantangan hidup. Pesan tersebut memberikan motivasi baru bagi para santri agar selalu bertawakal dan percaya pada pertolongan Allah.
Silaturahmi yang penuh kehangatan ini menegaskan kuatnya ukhuwah Islamiyah di antara para alim ulama. Pertemuan tersebut menjadi teladan bagi para santri bahwa keilmuan dan persahabatan yang dibangun atas dasar iman akan melahirkan keberkahan yang luas, lintas tempat dan lintas generasi.
Kunjungan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh santri Ponpes Ni matullah untuk terus menuntut ilmu dengan kesungguhan, menjaga adab, dan mengikuti jejak para guru yang penuh cinta kepada ilmu dan umat.
Fatmi