Rokan Hilir (inmas)- “Innaa lillaahi wainnaa ilaihi raaji'un" kata yang patut diungkapkan saat seseorang tertimpa musibah. Demikialah yang menimpa salah seorang pegawai Kem menterian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Adi Candra, SHI, sekarang menjabat sebagai Bendahara Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Rokan Hilir, Bagansiapiapi.
Musibah yang menimpan adalah meninggal ayah tercintanya yang bernama H. Kasmir bin Burhan Soli, meninggal di usia 63 tahun di Desa Koto Peraku Kecamatan Cerenti Kabupaten Kuansing pada Jumat pagi, 14 Juni 2019 yang lalu, sementara Adi Candra beserta istri dan anaknya pada saat itu sedang berada di Malaysia dalam rangka silaturrahmi idul fitri kepada saudaranya.
Beberapa hari kemudian saat segalanya telah selesai dan Adi Candra beserta keluarga sudah berada di Bagansiapiapi, Keluarga besar Kemenag Rohil berkunjung di kediaman Adi Candra untuk berbela sungkawa.Â
Rombongan yang pertama dari Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) pukul 14.00 WIB, Jumat (21/6). Berikutnya pada pukul 19.00 Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) yang dipimpin Kasinya langsung H. Suhaimi didampingi Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) H. Hasbullah.
Pada kunjungan tersebut terjalin obrolan yang intens perihal Almarhum H. Kasmir (Ayah Adi Candra).
Adi Candra menceritakan bahwa ayahandanya semasa hidup banyak prestasi yang pernah diukir. Diantaranya pernah menjadi qori di MTQ Nasional utusan Riau tahun 80-90 an. Almarhum juga pernah menjadi Majlis Hakim lagu dan suara, bahkan masih aktif sampai beliau wafat baik baik tingkat kecamatan, kabupaten maupun provinsi.
Kurang lebih 2 jam kunjungan berlangsung, acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh H. Suhaimi.
“ Semoga Allah mengampuni semua dosanya, menerima semua amal ibadahnya dan memasukkannya kedalam golongan orang orang sholih dan semoga wafat dalam keadaan husnul khotimah. Dan buat saudara Adi Candra sekeluarga semoga tabah dan sabar. Amin, “ pungkasnya. (Nsh)