Riau (Inmas)- Bagi seorang muslim melaksanakan puasa di bulan suci Ramadhan adalah suatu tugas yang dibebankan kepadanya oleh Allah SWT agar orang tersebut menjadi manusia ber Taqwa di hadapan Allah SWT. Di bulan Ramadhan segala amal ibadah yang dilaksanakan dengan penuh keikhlasan dan hanya mengharap ridho-Nya, pahala yang di berikan dilipatgandakan berlipat ganda.
Namun menurut Kakanwil Kemenag Drs H Ahmad Supardi MA saat memberikan Kuliah Tujuh Menit (Kultum) di Masjid Al Hidayah Kantor Gubernur Riau, Kamis (15/6/2017) yang dihadir Sekda Prov Riau Ahmad Hijazi, Pejabat dan pegawai Pemprov Riau tersebut, drajat taqwa hanya bisa diraih apabila seseorang telah menyelesaikan segala ujian di bulan Ramadhan dan menjadi orang bertaqwa seperti yang tertuang salam surat Ali Imran Ayat 133- 134, salah satu cirinya adalah selalu ingin menjadi lebih baik, lebih saleh dari hari ke hari atau lebih bertakwa lagi.
“Predikat taqwa akan terlihat setelah berakhirnya bulan Ramadan, jika di bulan ramdhan ini kita melaksanakan qiyamullail, tadarrus al-quran, sedekah, menghidari ghibah, fitnah dan hal hal lain yang akan mengurangi nilai-nilai ketakwaan kita sebagai seorang yang beriman. Memasuki puasa yang ke 20 mari kita melakukan evaluasi ibadah kita, jangan sampai ramadhan berlalu tapi ketaqwaan kita masih segitu- gitu saja,” ungkap Kakanwil.
Dalam surat Ali Imran Ayat 133- 134, kata Ahmad Supardi, pertama setiap melakukan kesalahan segera meminta ampun kepada Allah SWT dan berbuat kebaikan untuk menutupi kesalahan yang telah dilakukan (dijelaskan pada ayat 133).
Sementara pada Ayat 134, (yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya, dan mema’afkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.
“Rahmat Allah di bulan ini banyak sekali, khususnya bagi mereka yang benar-benar melaksanakan puasa dengan sebenar-benarnya. Rahmat Allah yang paling besar adalah nikmat iman dan Islam yang mengantar kita menuju gerbang ketaqwaan. Inilah tujuan akhir Allah mewajibkan puasa dengan segala aturannya yaitu bertakwa. Bertakwa dengan sebenar-benarnya, melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya,” pungkasnya menutup kultum yang berjudul Evaluasi Pencapaian Taqwa Setelah Puasa (mus/ash)
Kultum Ramadhan, Kakanwil Ajak Jamaah Evaluasi Pencapaian Taqwa
Ringkasan:
Riau (Inmas)- Bagi seorang muslim melaksanakan puasa di bulan suci Ramadhan adalah suatu tugas yang dibebankan kepadanya oleh Allah SWT agar orang tersebut menjadi manusia ber Taqwa di hadapan Allah SWT. Di bulan Ramadhan segala amal ibadah yang dilaksanakan dengan penuh keikhlasan dan hanya menghar...