0 menit baca 0 %

Kultum Jum'at Pagi Bersama Ustad Jasmawan

Ringkasan: Kuansing (Inmas), Jum'at (27/04/2018) pagi itu terasa cerah. Kepala Kantor, Kasi-kasi, dan pegawai kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi berkumpul di Musholla kantor, untuk mengikuti kegiatan pembinaan mental yaitu dengan mendengarkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan mendengarkan taus...

Kuansing (Inmas), Jum'at (27/04/2018) pagi itu terasa cerah. Kepala Kantor, Kasi-kasi, dan pegawai kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi berkumpul di Musholla kantor, untuk mengikuti kegiatan pembinaan mental yaitu dengan mendengarkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan mendengarkan tausiyah. Pembacaan ayat suci Al-Qur'an di bacakan oleh Marhalim, ST, dan tausiyah disampaikan oleh Ustad Jasmawan. Judul tausiyah yang disampaikan pagi itu adalah "Merindukan".

Dalam tausiyahnya Jasmawan menyampaikan, "Begitu banyak nikmat Allah yang telah kita terima, tujuannya adalah agar manusia itu kuat, bukan kuat berkelahi, bukanย  kuat secara fisik, akan tetapi kuat untuk menjalankan amanah. Merindukan adalah kata yang sering kita dengar, ada yang merindukan pekerjaan, merindukan anak yang sholeh, dan lain sebagainya. Yang lebih membahagiakan lagi adalah apabila yang dirindukan itu berhasil didapatkan. Jika yang dirindukan telah diraih, maka hal berikutnya yang harus dilakukan adalah cintai apa yang sudah didapatkan.

Hiduplah di dunia ini dengan selalu memberi manfaat kepada lingkungan sekitar. Kalau kita lihat tanaman, hijau daunnya, subur tumbuhnya, lama kelamaan akan dimakan usia, dan akhirnya tanaman tersebut akan mati, matinya tanaman tersebut ternyata masih memberikan manfaat bagi lingkungan, dia akan menjadi pupuk. Bagaimana dengan kita, sepeninggal kita apakah masih ada manfaat yang kita tinggalkan untuk orang-orang setelah kita, atau bahkan nama kita juga akan terkubur bersamaan dengan terbenamnya jasad kita didalam tanah tanpa ada orang yang mengenang sedikitpun. Semuanya kembali kepada kita, selagi diberi kesempatan hidup buatlah sesuatu yang bermanfaat, agar diakhir hayat kita nanti masih ada manfaat yang didapatkan oleh orang lain dari kita", lanjut Jasmawan dalam tausiyahnya. (N/R)