Riau (Inmas) - Petugas haji TPIHI kloter maupun bagian konsultan dan bimbingan ibadah secara rutin memberikan edukasi ke pondokan jamaah guna pemantapan manasik haji.
Hal itu diungkapkan oleh TPHI Khairulnas dan TPIHI H. Arifin kloter 3 BTH melalui via WhatsApp, Rabu (24/07).
Ia mengatakan salah satu kegiatan yang rutin dilakukan adalah memberikan wirid shubuh kepada jamaah di hotel.
“Kegiatan kultum subuh BTH 3 diisi dengan ceramah agama yang ditunjuk dari tiap tiap rombongan bergantian setiap hari”, ujarnya.
Selain itu kloter 3 BTH juga melaksanakan Kegiatan manasik ba'da zhuhur BTH 3. Untuk hari rabu ini ditunjuk sebagai narasumber Ust Ruhiyat, TPHD kab. Inhil, sebut Khairulnas.
Di samping juga ada materi yang secara normatif, ada juga materi secara teknis yang akan dibimbing pembimbing ibadah atau ketua rombongan untuk membimbing jamaahnya melaksanakan manasik haji, sebutnya.
Seiring itu kabar baik datang pula dari dua jemaah yang sudah cukup lama dirawat di Madinah kurang lebih 10 hari lamanya.
“Pada hari ini Rabu 24 Juli 2019, telah bergabung kembali 2 orang jemaah yang dirawat di Madinah a.n. : 1. Norsiah Binti Jamal Lima No Passport C1938399. Rombongan 10, regu 37 dirawat Di RS. King Fadh dan Nismah Jailani Binti Jailani No Passport C3296389, Rombongan 7 regu 26. RS. Jermany Hospital" ujar Khairulnas sekitar pukul 23.05 WIB melalui via WhatsApp.
Diketahui keduanya dirawat di rumah sakit Madinah selama +- 10 hari. “Untuk selanjutnya pembimbing ibadah akan merencanakan pelaksanaan umroh wajib bagi kedua jemaah setelah kesehatannya dipastikan benar2 pulih”, kata Arifin. Jemaah Kloter 3 BTH didampingi tim medis dr. Aulia Rahmadhani (dokter TKHI), M. Yusuf (Perawat), Destri Arisna (Perawat) yang siap melayani jemaah 24 jam.(vera)