Tembilahan (Kemenag) – Keluarga Besar Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tembilahan turut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang ke-54 pada tahun 2025. Seluruh jajaran ASN di KUA Tembilahan, mulai dari Penghulu, Staf Pelayanan, hingga Penyuluh Agama Islam, menyuarakan semangat persatuan dan komitmen untuk mewujudkan Indonesia Maju, Senin (1/12/2025).
Ucapan selamat yang disampaikan berbunyi: "Selamat HUT
KORPS Pegawai Republik Indonesia Ke-54 Tahun 2025. Bersatu, Berdaulat, Bersama
Korpri, Dalam Mewujudkan Indonesia Maju."
Kepala KUA Kecamatan Tembilahan, H. Rasyidi, menyatakan
bahwa HUT KORPRI adalah momentum penting bagi seluruh ASN, termasuk yang
bertugas di garda terdepan pelayanan umat, untuk merefleksikan kembali peran
dan tanggung jawabnya.
H. Rasyidi menekankan bahwa tema peringatan KORPRI tahun ini
sangat relevan dengan tugas dan fungsi KUA sebagai pelayan publik yang
bersentuhan langsung dengan masyarakat.
"Keluarga Besar KUA Tembilahan sepenuhnya mendukung
semangat 'Bersatu, Berdaulat, Bersama Korpri, Dalam Mewujudkan Indonesia Maju'.
Tugas kami di KUA, mulai dari pencatatan nikah hingga pembinaan keagamaan,
adalah bagian integral dari upaya memajukan bangsa. Kami berkomitmen memberikan
pelayanan yang prima, cepat, dan berintegritas," ujar H. Rasyidi.
Semangat yang sama juga digaungkan oleh jajaran Penyuluh
Agama Islam. Salah satu Penyuluh Agama, Sy. Hapidah, menambahkan bahwa KORPRI
harus menjadi motor penggerak perubahan positif, khususnya dalam menanamkan
nilai-nilai moral dan kerukunan di tengah masyarakat.
"Sebagai Penyuluh Agama, kami adalah bagian dari KORPRI
yang bertugas membina moral dan etika umat. Di HUT ke-54 ini, kami bertekad
memperkuat peran di lapangan, bersinergi dengan seluruh elemen, agar cita-cita
mewujudkan Indonesia Maju yang berdaulat dan rukun dapat tercapai," kata
Sy. Hapidah.
Keluarga Besar KUA Tembilahan berharap, di usia ke-54 ini,
KORPRI semakin profesional, solid, dan mampu menjadi perekat utama persatuan
bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. (Ria)