KUA Tambusai Utara Berikan Pembekalan Agama PSK
Ringkasan:
Pasirpengaraian (HUmas) - Usai diamankan, 13 wanita-wanita malam atau pekerja seks komersial (PSK) yang diduga melayani pria hidung belang langsung diberikan pembekalan agama oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rohul, Ahmadi SHi, Kamis (13/12) pagi di aula Polse...
Pasirpengaraian (HUmas) - Usai diamankan, 13 wanita-wanita malam atau pekerja seks komersial (PSK) yang diduga melayani pria hidung belang langsung diberikan pembekalan agama oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rohul, Ahmadi SHi, Kamis (13/12) pagi di aula Polsek Tambusai Utara.
Dalam penyuluhan itu, belasan wanita malam tersebut
diberitahu dampak akibat dari perbuatannya. Tak hanya
mengakibatkan datangnya penyakit yakni HIV/AIDS karena berhubungan bebas, juga dimurkai oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Ahmadi SHi memaparkan, pekerjaan yang dilakukan oleh wanita
tuna susila (WTS) tidaklah benar dan sangat dilarang agama. Tak hanya itu, pekerjaan mereka berdampak menimbulkan keresahan masyarakat, bahkan dapat merusak rumah tangga orang lain.
''Carilah rezki yang benar dan pergunakan juga dengan cara yang benar. Mudah-mudahan dengan diberikannya penyuluhan tentang agama ini, belasan WTS tersebut mengerti dan kembali ke jalan yang lurus,'' harap alumni IAIN Sunan Kalijaga, Jogjakarta ini.
Sementara Kapolsek Tambusai Utara, AKP Agus Sibarani mengatakan, belasan wanita itu diamankan, Rabu (12/12) malam dari hasil razia yang dilakukan anggotanya dari dua tempat yang ada di daerah Sitalas, Desa Mahato, Tambusai, Rohul. Disinyalir, masih ada tempat-tempat mesum yang lain, namun karena malam itu hujan lebat, maka operasi dihentikan.
''Kita akan terus menggiatkan razia, terutama di warung-
warung remang serta lapau tuak. Sebab, banyaknya kasus
kriminalitas di Tambusai Utara ini karena tidak tertutup kemungkinan banyaknya lapau tuak,'' ungkapnya.(rilis/sopian)