Siak Kecil (Kemenag) - KUA Kecamatan Siak Kecil kembali berhasil menyelesaikan program Bimbingan Perkawinan (BIMWIN) bagi calon pengantin (Catin) angkatan ke-22 Kamis, (28/11/2025). Kegiatan yang dilaksanakan di aula KUA Siak Kecil ini berjalan dengan tertib dan penuh antusiasme dari para peserta yang berasal dari berbagai desa di wilayah kecamatan Siak Kecil.
Program BIMWIN merupakan layanan edukasi pra-nikah yang diselenggarakan Kementerian Agama untuk membekali pasangan calon suami istri dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam membina rumah tangga. Melalui kegiatan ini, para peserta diberikan pemahaman tentang hak dan kewajiban suami-istri, cara membangun komunikasi yang efektif, manajemen konflik, pengelolaan ekonomi keluarga, hingga kesehatan reproduksi dan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga.
Plt. Kepala KUA Siak Kecil, Ahmad Syahril, S.Ag dalam sambutannya, menegaskan pentingnya pembinaan pra-nikah sebagai upaya menekan angka perceraian sekaligus meningkatkan ketahanan keluarga. “BIMWIN ini bukan hanya rutinitas, tetapi sebuah ikhtiar untuk memastikan pasangan yang akan menikah benar-benar siap secara mental, spiritual, dan sosial. Kami ingin setiap keluarga yang lahir dari proses ini menjadi keluarga yang harmonis, rukun, dan penuh tanggung jawab," ujarnya.
Kegiatan BIMWIN angkatan ke-22 ini menghadirkan pemateri dari tenaga medis dari Puskesmas Siak Kecil, Penyuluh KB dari BKKBN, dan beberapa narasumber lainnya. Materi disampaikan secara interaktif, dilengkapi sesi tanya jawab, simulasi komunikasi pasangan, dan diskusi kelompok. Para peserta terlihat aktif mengikuti setiap sesi, bahkan beberapa di antaranya mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat membantu membuka wawasan baru tentang kehidupan rumah tangga. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari.
Salah satu peserta menyampaikan bahwa dirinya merasa lebih siap menghadapi kehidupan pernikahan setelah mengikuti bimbingan tersebut. “Awalnya saya pikir menikah itu hanya tentang kesiapan materi. Setelah ikut BIMWIN, kami jadi paham bahwa kesiapan mental dan cara berkomunikasi itu jauh lebih penting,” ungkapnya.
Selain itu, para pemateri juga menekankan pentingnya membangun kerja sama dalam rumah tangga, memahami karakter pasangan, serta menjaga kesehatan fisik dan emosional. Pendekatan ini diharapkan mampu membentuk keluarga yang kuat dan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Dengan terselesaikannya BIMWIN angkatan ke-22 ini, KUA Siak Kecil menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan pembinaan pra-nikah. Program ini akan berlanjut bagi calon pengantin angkatan berikutnya sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi keluarga Indonesia yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.