Bengkalis
(Inmas) Kebijakan pemerintah dalam memperpanjang sistem bekerja dari rumah
atau Work from Home (WFH) bagi Aparatur Sipil
Negara (ASN) sampai 21 April 2020, turut berdampak pada layanan di Kantor
Urusan Agama (KUA), terutama terkait dengan layanan pencatatan nikah.
KUA
Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis, hingga Rabu (01/04/2020), tetap
melaksanakan pelayanan, dalam suasana wabah Corona
Virus Disease (Covid-19). Pelayanan nikah di dalam dan luar kantor tetap
mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditentukan pemerintah.
Menanggapi
hal tersebut, Kepala KUA Pinggir Drs H Syamsir, kepada Inmas Kemenag Bengkalis
mengaku tidak bosan-bosannya untuk mensosialisasikan kepada masyarakat khususnya
di Kecamatan Pinggir dengan program gerakan
cuci tangan sebelum masuk .
Artinya,
siapa saja yang akan melangsungkan akad nikah, baik di dalam maupun di luar
kantor, serta masyarakat yang ingin berurusan di KUA Pinggir, hendaklah mencuci
tangan terlebih dahulu. Dan dalam hal ini, di KUA Pinggir sudah disediakan
sabun serta air bagi masyarakat dan siapa pun yang datang untuk berurusan di
kantor.
Sebelum
masuk ruangan kantor, setiap orang diharuskan cuci tangan terlebih dahulu,
dengan dipandu oleh staf KUA yang piket pada hari itu, dan pelayanan akan
dilakukan sesudah yang bersangkutan cuci tangan. Program ini dilakukan guna
mengantisipasi akan merebaknya virus corona (Covid-19) , ungkap H Syamsir.
Masih
menurut H Syamsir, bahwa salah satu upaya pencegahan dasar virus corona atau
Covid-19 adalah dengan rajin mencuci tangan secara detail dan menyeluruh. Hal
ini karena virus corona akan menular lewat droplet atau cairan tubuh yang
keluar saat batuk atau bersin.
Selain
tertular karena menghirup droplet ketika berada dekat dengan orang yang
terinfeksi, setiap kita juga bisa tertular virus corona lewat tangan, sebagai
media penularan tambah Ka KUA Pinggir.
Beliau
mencontohkan, ketika kita berjabat tangan dengan orang yang sebelumnya telah
menggunakan tangannya untuk menutup mulut ketika batuk, atau juga ketika menyentuh
obyek yang terpapar virus corona, maka dengan itulah, sangat penting untuk
mencuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir secara detail dan
menyeluruh.
Meskipun penggunaan
hand sanitizer juga disarankan, tetapi para ahli sepakat bahwa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir adalah langkah yang harus diutamakan. Mencuci
tangan tersebut harus dilakukan setidaknya selama 20 detik, karena sabun butuh
waktu untuk mengikat molekul air dan juga minyak secara bersamaan serta
mengangkat kuman-kuman pada tangan kita untuk dibuang bersama aliran air.
(saim/tfk)