0 menit baca 0 %

KUA Kecamatan XIII Koto Kampar Dukung Pembinaan LPTQ Menuju Masyarakat Qur ani

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )---Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan XIII Koto Kampar menyatakan dukungan penuh terhadap program pembinaan yang dilaksanakan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur an (LPTQ) Kabupaten Kampar sebagai upaya mewujudkan masyarakat Qur ani dan bebas buta baca tulis Al-Qur an.Hal tersebut...

Kampar ( Kemenag )---Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan XIII Koto Kampar menyatakan dukungan penuh terhadap program pembinaan yang dilaksanakan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur an (LPTQ) Kabupaten Kampar sebagai upaya mewujudkan masyarakat Qur ani dan bebas buta baca tulis Al-Qur an.

Hal tersebut disampaikan Kepala KUA Kecamatan XIII Koto Kampar, Apri Husni, S.Ag., M.Sy, saat kegiatan pembinaan LPTQ yang berlangsung pada Rabu (10/12/2025) di Kecamatan XIII Koto Kampar. Ia mengapresiasi kehadiran dan terobosan program pembinaan yang dilakukan LPTQ Kabupaten Kampar, yang dinilainya sangat strategis dalam penguatan pengembangan dan pengamalan Al-Qur an di tengah masyarakat.

  Program pembinaan ini sangat luar biasa dan menjadi langkah besar dalam memajukan pengembangan serta pengamalan Al-Qur an di Kecamatan XIII Koto Kampar, ujar Apri Husni.

Menurutnya, sinergi antara KUA, LPTQ kecamatan, guru TPQ/TPA, serta tokoh agama menjadi kunci utama dalam membangun masyarakat yang berkarakter religius dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur an. KUA, kata Apri Husni, siap mendukung program pembinaan tersebut melalui penguatan koordinasi, pendampingan, dan fasilitasi kegiatan keagamaan di tingkat kecamatan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum LPTQ Kabupaten Kampar, Tengku Said Hidayat, S.STP., M.IP, menegaskan bahwa pembinaan LPTQ kecamatan merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi besar Kampar di Hati dan target menjadikan Kabupaten Kampar sebagai daerah Qur ani pada tahun 2030.

Kegiatan pembinaan ini dihadiri oleh tim LPTQ Kabupaten Kampar, pengurus LPTQ Kecamatan XIII Koto Kampar, para guru TPQ/TPA, qori dan qori ah, serta tokoh agama setempat. Kegiatan berlangsung dengan antusias dan diharapkan mampu memperkuat peran KUA sebagai garda terdepan pelayanan dan pembinaan keagamaan dimasyarakat.

Fatmi