0 menit baca 0 %

KUA Kec. Pinggir Mantapkan Generasi Catin, Bimwin Angkatan XII Hadirkan Pembinaan Komprehensif Menuju Keluarga Sakinah

Ringkasan: Pinggir (Kemenag) - KUA Kecamatan Pinggir kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas ketahanan keluarga dengan menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Angkatan XII pada Kamis, (27/11/2025), bertempat di Aula Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Pinggir.

Pinggir (Kemenag) - KUA Kecamatan Pinggir kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas ketahanan keluarga dengan menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Angkatan XII pada Kamis, (27/11/2025), bertempat di Aula Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Pinggir. Kegiatan ini diikuti oleh pasangan calon pengantin (catin) yang tengah mempersiapkan diri memasuki kehidupan rumah tangga.

Kegiatan resmi dibuka oleh Penghulu KUA Pinggir, Ria Suardi, S.Ud, yang sekaligus menjadi pemateri pertama. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Bimwin merupakan langkah strategis pemerintah dalam membangun keluarga yang tangguh di tengah berbagai tantangan zaman.

"Membangun keluarga sakinah bukan hanya soal cinta, tetapi keterampilan mengelola perbedaan, memahami peran, dan membangun komunikasi sehat. Melalui Bimwin, kita ingin memastikan bahwa setiap pasangan memiliki bekal yang cukup sebelum berlayar dalam bahtera rumah tangga,” ujar Ria Suardi.

Sebagai narasumber pertama, Ria Suardi menyampaikan materi Membangun Keluarga Sakinah yang menekankan pondasi spiritual, komunikasi, serta etika relasi suami istri. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan mental dan komitmen jangka panjang dalam membina mahligai rumah tangga.

Materi dilanjutkan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Pinggir, Yessi Novrianty, S.Pd, yang membawakan topik Manajemen Keuangan Keluarga. Ia mengajak para peserta untuk memahami pentingnya perencanaan anggaran, komunikasi finansial, serta pengelolaan kebutuhan sesuai prioritas.

"Masalah rumah tangga sering kali muncul bukan karena kurangnya rezeki, tetapi karena kurangnya kemampuan mengatur keuangan. Dengan manajemen yang baik, keluarga akan lebih tenang, harmonis, dan siap menghadapi situasi apa pun,” jelas Yessi.

Sebagai pemateri ketiga, Baijuri, S.HI, Penyuluh Agama KUA Pinggir, menyampaikan materi Fiqih Munakahat. Ia mengulas hak dan kewajiban dalam pernikahan menurut syariat Islam, tata cara membangun keharmonisan, hingga penyelesaian masalah sesuai prinsip keadilan dan kemaslahatan.

“Perkawinan bukan sekadar akad, tetapi ibadah yang bernilai besar. Pasangan harus mengetahui hak-haknya, kewajiban-kewajibannya, serta adab dalam menjalani kehidupan berumah tangga,” terang Baijuri.

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Pinggir, R. Hadi Peratama Jaya, S.H, dalam kesempatan terpisah memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Bimwin Angkatan XII ini. Beliau menegaskan bahwa Bimwin bukan sekadar formalitas, melainkan bagian integral dalam peningkatan kualitas keluarga di Kecamatan Pinggir.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap pasangan menikah dengan kesiapan, bukan sekadar keinginan. KUA Pinggir berkomitmen mendampingi masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang berakhlak, sejahtera, dan berdaya,” ungkap Kepala KUA.

Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme, ditandai dengan diskusi, tanya jawab, serta berbagai simulasi praktis. Pada penghujung acara, para peserta menerima sertifikat Bimbingan Perkawinan yang diserahkan langsung oleh Penghulu KUA Pinggir, Ria Suardi, S.Ud sebagai bukti telah mengikuti pembinaan pra-nikah secara resmi.

Dengan terselenggaranya Bimwin Angkatan XII ini, KUA Pinggir berharap setiap pasangan mampu memasuki pernikahan dengan kesiapan yang matang, memahami peran masing-masing, dan mampu mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah.