Kuansing (Kemenag) - Kantor Urusan Agama (KUA) Inuman kembali melaksanakan kegiatan rutin Kamis Berkah sebagai bentuk pembinaan internal sekaligus upaya memperkuat kebersamaan di lingkungan kerja. Kegiatan yang digelar pada Kamis pagi tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh kekhidmatan, dihadiri oleh seluruh pegawai, penyuluh agama, serta unsur terkait di bawah naungan KUA Inuman (20/11/2025).
Rangkaian acara dimulai dengan pembawa acara oleh Penyuluh Agama Islam Bardias, yang dengan lugas memandu jalannya kegiatan dari awal hingga akhir. Pembacaan ayat suci Al-Qurโan oleh Penghulu Qadri Darmawan menjadi pembuka yang menenangkan suasana, sekaligus menegaskan nilai religius sebagai dasar utama dalam setiap aktivitas KUA.
Memasuki sesi berikutnya, tausiah disampaikan oleh Penyuluh Agama Satriadi Notra. Dalam materi yang dibawakannya, ia menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kualitas pengabdian, serta memperkuat integritas dalam menjalankan tugas pelayanan. Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk senantiasa memelihara niat ibadah dalam bekerja agar setiap langkah membawa keberkahan.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Penyuluh Maramita. Doa bersama tersebut dipanjatkan agar seluruh pelaksanaan program KUA Inuman diberikan kelancaran, keberkahan, serta perlindungan dari segala hambatan. Suasana khidmat dan kebersamaan terasa kuat ketika seluruh peserta mengikuti doa dengan penuh penghayatan.
Sebagai penutup, Kepala KUA Inuman, Firdaus, menyampaikan sejumlah informasi penting terkait perkembangan program kerja, evaluasi kinerja, serta arahan untuk peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dalam penyampaiannya, Firdaus menegaskan bahwa kegiatan Kamis Berkah bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan sarana efektif untuk memperkuat komunikasi internal, menyelaraskan langkah, serta membahas hal-hal yang dianggap perlu guna mendukung kelancaran tugas dan fungsi KUA.
Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk terus menjaga kedisiplinan, kekompakan, dan semangat kebersamaan dalam bekerja. Menurutnya, kualitas pelayanan kepada masyarakat sangat dipengaruhi oleh soliditas internal dan kesiapan mental seluruh aparat KUA.
Kegiatan Kamis Berkah ini diharapkan dapat menjadi momentum pembinaan berkelanjutan di lingkungan KUA Inuman. Dengan adanya kegiatan religius dan diskusi evaluatif ini, diharapkan terbangun harmoni, komitmen, serta semangat kerja yang semakin baik demi pelayanan yang profesional, responsif, dan penuh tanggung jawab kepada masyarakat. ( Fir NN )