0 menit baca 0 %

KUA dan Kepala Madrasah Rohul Ikuti Diklat Peningkatan Kinerja

Ringkasan: Pasir Pengaraian (Humas)- Sebanyak 30 orang, pegawai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dan Kepala Madrasah se Rohul, sejak 25 hingga 28 Agustus 2010, mengikuti Diklat di Tempat Kerja (DDTK), untuk manajemen perkantoran modern di lingkungan Kantor Kementrian Agama (Kemenag), Kabupaten Rokan Hulu (Rohu...
Pasir Pengaraian (Humas)- Sebanyak 30 orang, pegawai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dan Kepala Madrasah se Rohul, sejak 25 hingga 28 Agustus 2010, mengikuti Diklat di Tempat Kerja (DDTK), untuk manajemen perkantoran modern di lingkungan Kantor Kementrian Agama (Kemenag), Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Kegiatan ini untuk meningkatkan kinerja. "Tujuan diklat untuk perbaikan dan peningkatan kinerja di Kemenag Rohul. Ini baru pertama kalinya diadakan di Rohul," terang Kepala Kemenag Rohul, Drs H Abdul Rahman Zakaria, Kamis (26/8). Katanya, diklat seperti itu merupakan program Kementrian Agama, Jakarta. Dan merupakan kegiatan rutin setiap tahun, dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Dan dipusatkan di kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), untuk empat provinsi, yaitu Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jambi, Riau dan Sumbar sendiri. "Diklat dilakukan secara bergantian. Dipusatkan di Kota Padang, karena mereka yang mempunyai tenaga pelatihan," katanya. Alasan diadakan pelatihan di Rohul, karena pegawai KUA hanya tenaga honor. Agar tidak mengganggu kerjanya sebagai pelayan masyarakat. Pelatihan tetap dilakukan di Rohul. Peserta diberi pembekalan, untuk perbaikan kinerja. Mulai manajemen diri, manajemen kantor dan tata cara kerja yang baik, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik, dan memuaskan. "Kita sebagai abdi Negara, ingin sukses dengan tugas sebagai pelayanan. Sehingga masyarakat puas, atas peningkatan kinerja. Kita harapkan kepada pegawai, agar tidak mementingkan kepentingan pribadi. Apalagi tugas kita sebagai pendidik, juga melakukan dakwah agama. Erat kaitannya dengan agama. Semoga peserta bisa menerapkan dalam sistem kerjanya ke depan," harapnya. (js/rt)