Pekanbaru (Humas) - Dilaksanakannya Kompetisi sains Madrasah (KSM) Tingkat Provinsi Riau ini dalam rangka memicu dan memacu institusi pendidikan madrasah untuk meningkatkan mutunya. Dan Alhamdulillah, semakin tahun mutu madrasah di provinsi Riau semakin meningkat. Ini ditandai dengan persentase kelulusan Ujian Nasional siswa madrasah menyamai sekolah lainnya. Selain itu juga terlihat pada minat masyarakat yang semakin tinggi untuk memasukkan anak mereka di madrasah.
Hal itu disampaikan Kakanwil Kemenag Provinsi Riau Drs H Tarmizi Tohor MA saat membuka Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Provinsi Riau di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, Rabu (25/6).
Menurut Kakanwil lagi, sistem di madrasah ini memiliki keunggulan dibanding sekolah lainnya. Yang dibentuk di madrasah bukan saja alam pikiran siswa tapi juga alam zikirnya. “Jadi, kalau ingin menciptakan pendidikan yang berkarakter yang kita dengung-dengungkan itu, maka madrasahlah tempat yang paling tepat,” ujar Kakanwil di depan beberapa Kasi Pendis Kemenag Kabupaten/kota se-Riau, panitia, peserta dan official KSM.
Kepada insitusi pendidikan Kememang, Kakanwil berharap supaya semakin serius meningkatkan mutu madrasah karena 82 persen anggaran di Kementerian Agama berada di bidang Pendidikan Madrasah tersebut.
Pada kesempatan itu, Kakanwil juga mengingatkan supaya kegiatan KSM ini jangan hanya seremonial belaka tapi bagaimana siswa terpacu untuk meningkatkan kualitas belajarnya. Dan kepada peserta KSM, Kakanwil berpesan agar kegiatan KSM ini diceritakan pula oleh peserta kepada teman-temannya di sekolah agar mereka pun termotivasi untuk giat belajar. Dan siapa yang menjadi terbaik satu pada masing-masing bidang nanti, akan menjadi duta Riau pada ajang KSM III Nasional yang akan dilaksanakan di Makassar pada Agustus nanti.
Sementara itu, ketua panitia, Ilyas MAg menyampaikan bahwa peserta yang ikut pada helat KSM tahun ini berjumlah 132 orang, ditambah 24 orang pendamping. Kepala Seksi Kesiswaan Kanwil Kemenag Provinsi Riau ini juga mengingatkan bahwa perolehan medali Riau pada KSM Nasional di Malang beberapa waktu lalu cukup banyak. Dari 11 orang peserta, semuanya mendapat medali. 6 medali perak, 4 perunggu, dan 1 harapan. Untuk itu Ilyas berharap agar pemenang tahun ini kembali mengharumkan nama Riau di pentas nasional nanti.
Menurut Ilyas lagi, soal KSM ini dikirim dari ITB. Sedangkan tim penilainya diambil dari pihak Universitas Riau. Selain uji materi, peserta juga akan disuguhkan dengan pembahasan soal pada hari terakhir yang dilaksanakan para juri. Panitia juga akan melakukan kunjungan muhibah bersama peserta dan ofisicial ke Riau Pos pada Kamis siang ini seusai peserta melaksanakan ujian materi. (ghp)