0 menit baca 0 %

KSM Digelar, 352 Siswa Madrasah Terbaik Riau Berebut Tiket ke Tingkat Nasional 2018

Ringkasan: Riau (Inmas)- Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Provinsi Riau Tahun 2018 digelar secara serentak di seluruh Indonesia pada 24- 25 Juli 2018. Peserta KSM Tingkat Provinsi akan bersaing ketat untuk memperebutkan tiket ke KSM Tingkat Nasional 2018 yang akan digelar pada bulan September 2018 di Pro...

Riau (Inmas)- Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Provinsi Riau Tahun 2018 digelar secara serentak di seluruh Indonesia pada 24- 25 Juli 2018. Peserta KSM Tingkat Provinsi akan bersaing ketat untuk memperebutkan tiket ke KSM Tingkat Nasional 2018 yang akan digelar pada bulan September 2018 di Provinsi Bengkulu.

Di Provinsi Riau sendiri, event tahunan tersebut dipusatkan di MAN 2 Model Pekanbaru dengan diikuti siswa madrasah terbaik utusan 12 Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau dengan tema kegiatan, Integrasikan Sains dan Islam untuk Madrasah Hebat dan Bermartabat.

Seremoni kegiatan pembukaan KSM Tingkat Provinsi Riau berlangsung pada Selasa (24/7/2018) ditandai pemukulan bedug oleh Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, didampingi Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Drs H Irhas Sobirin, dan Kabid Pendidikan Madrasah Kemenag Riau Drs H Asmuni MA dengan disaksikan Kakankemenag Kabupaten/ Kota, Kepala Madrasah, Guru dan Pengawas serta seluruh udangan dan peserta yang hadir.


Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA menyebutkan, prestasi KSM dan Aksioma Provinsi Riau Tingkat Nasional pada tahun 2017 di Yogyakarta, berhasil menoreh prestasi yang gemilang, dengan berada pada peringkat ke 4 dari 34 Provinsi yang ada di Indonesia. Untuk itu, prestasi tersebut harus lebih ditingkatkan pada KSM 2018 yang akan digelar di Provinsi Bengkulu.

“Saya sangat berharap KSM Provinsi Riau ini dapat menemukan bibit unggul untuk dipersiapkan menghadapi KSM tingkat Nasional di Provinsi Bengkulu tahun ini. Apalagi pada OSN di Padang, kita sudah mengukir prestasi yang sangat baik, dengan perolehan emas, perak dan perunggu. Semoga ini juga menular pada siswa siswi kita yang bertarung pada KSM tahun ini,” harapnya.

Ketua Pantia Penyelenggara yang juga merupakan Kabid Pendidikan Madrasah, Drs H Asmuni MA, menyampaikan, KSM Tingkat Provinsi Riau yang akan digelar selama 2 hari tersebut diikuti oleh 352 peserta utusan 12 Kabupaten/ Kota mulai dari tingkat MI, MTs dan MA dengan bidang studi lomba mencakup IPA, IPS, Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi dan Geografi.

“KSM ini merupakan salah satu cara untuk menyaring siswa siswa yang berpretasi dibidangnya, sehingga dapat dibina lebih baik lagi untuk mengikuti KSM Tingkat Nasional yang rencananya akan digelar pada 17- 21 September 2018 di Kota Bengkulu,” ungkapnya.

Menurut Asmuni, bidang perlombaan KSM tingkat MI mata pelajaran yang dilombakan adalah Matematika dan IPA. Untuk tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) selain Matematika dan IPA ditambah dengan mata pelajaran IPS. Sedang untuk tingkat Madrasah Aliyah (MA) bidang studinya mencakup Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi.

“Untuk KSM Kabupaten/Kota, lomba berupa tes tertulis berbasis kertas pensil atau paper based test. Untuk KSM Provinsi sudah berbasis komputer atau CBT atau semua menggunakan IT, karena pada tingkat nasional nanti, KSM selain tes tertulis, CBT, juga meliputi tes eksperimen atau eksplorasi, untuk itu siswa yang akan mendapatkan tiket ke nasional tentu benar- benar memiliki kemampuan yang luar biasa,” ucapnya.



Sementara itu, Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Direktorat KSKK Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Drs H Irhas Sobirin, salah satu program Kemenag RI adalah memberikan beasiswa bagi siswa yang berprestasi, baik sekala nasional maupun internasional sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang telah diberikan.

“Untuk tahun ini, memang masih terbatas beberapa orang saja yang kita berikan beasiswa, namun tahun mendatang kita telah mengusulkan agar reward tersebut lebih ditingkatkan, karena lulusan siswa maupun santri sangat banyak yang berprestasi baik di Nasional maupun Internasional,” ujarnya. (mus/ady/faj/wi)

Link Youtube

https://youtu.be/56Sg9AyRIs4