Riau ( Inmas) - Sebanyak 512 siswa madrasah mengikuti Ajang KSM-AKSIOMA 2017. Kegiatan yang diawali dengan upacara pembukaan dan defile kontingen se-provinsi Riau diikuti oleh siswa dan siswi madrasah ibtidaiyah (MI), madrasah tsanawiyah (MTs), madrasah Aliyah (MA). Saat acara pembukaan, Sabtu (20/05) sore, Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi yang bertindak sebagai inspektur upacara didampingi Kabag TU Drs H Mahyudin MA melepas balon sebagai tanda dimulainya kegiatan AKSIOMA 2017.
Dalam pengarahannya Ahmad menyampaikan rasa bangga atas kekompakan antara panita penyelenggara, jajaran kepala sekolah, guru, komite,dan dewan juri sehingga terlaksananya open ceremony AKSIOMA dan KSM tingkat Provinsi Riau Tahun 2017.
Dikatakannya KSM-Aksioma merupakan wadah untuk memupuk motivasi siswa menjadi manusia yang berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap dan kritis, kreatif, inovatif dan berkarakter. Pada kegiatan ini juga siswa dilatih dan dibiasakan untuk mengasah kekuatan jiwa, otot dan otak sehingga dapat mengembangkan kreativitas dan prestasi siswa madrasah.
Ajang kompetisi seni dan olahraga yang sudah berlangsung sejak Tahun 2009 ini harus tetap dipertahankan dari tahun ke tahun. Karena melalui aksioma siswa dapat mengembangkan bakat dan minat serta menumbuhkembangkan kreativitas mereka, ucap Kakanwil dihadapan seluru kontingen.
Begitu pula dengan KSM lanjut Ahmad, akan mampu memupuk motivasi siswa untuk terus mencintai dan bergairah untuk mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi.
Ahmad juga berpesan agar para siswa terus belajar dan mengasah diri dalam mencapai karakter yang diinginkan oleh agama, bangsa dan negara.
Lebih dari itu diharapkan dari seleksi kompetisi provinsi ini, akan dapat menjaring bibit bibit yang bisa diorbitkan pada kejuaraan olahraga dan seni tingkat nasional di Jogjakarta mendatang.
"Saya sangat mengharapkan agar kegiatan aksioma dan KSM tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya", untuk itu semua unsur terkait agar dapat melaksanakan kegiatan secara tertib, teratur, penuh disiplin dan rasa tanggung jawab yang tinggi, ucapnya mengakhiri arahan.(vera/adi)