0 menit baca 0 %

Krisis Rohingya, Kakanwil Trenyuh dan Galang Bantuan Dana

Ringkasan: Riau (Inmas) - Menyikapi kondisi konflik terkini di Myanmar yang berakibat terjadinya kekerasan dan pengungsian ke beberapa Negara terhadap muslim Rohingya di Arakan Myanmar. Sebagai wujud solidaritas dan bentuk perhatian terhadap saudara kita, maka Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi R...

Riau (Inmas) - Menyikapi kondisi konflik terkini di Myanmar yang berakibat terjadinya kekerasan dan pengungsian ke beberapa Negara terhadap muslim Rohingya di Arakan Myanmar. Sebagai wujud solidaritas dan bentuk perhatian terhadap saudara kita, maka Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau menghimbau  seluruh satker yang berada diwilayah masing masing untuk melakukan penggalangan dana kemanusiaan  dan pembangunan bagi masyarakat di Rohingya Myanmar.

Hal tersebut diungkapkan Ahmad Supardi MA didampingi Kasi Penerangan dan Penyuluhan Agama Islam Drs Ahmad Taridi serta Jon effendi Lc staf pada bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Riau pada Senin siang 11 September 2017 diruang kerjanya. Ia mengatakan dana tersebut akan dikumpulkan di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau. “Paling lambat kami terima Tanggal 15 Sepetember 2017 Jum’at depan”, ujarnya menegaskan.

Mantan Kakankemenag Rohul ini mengatakan penggalangan dana secara spontan ini dilakukan secara serentak melalui surat edaran Kanwil Kemenag Riau. Ia sangat mengharapkan kontribusi dan kepedulian yang nyata dari seluruh satker yang ada di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, Kemenag Kabupaten/kota, termasuk Madrasah Aliyah, Madrasah Tsanawiyah hingga Madrasah Ibtidaiyah, tak terkecuali  para Pembimas Kristen, Hindu, Budha, Katolik, terangnya. “Kami turut prihatin sekali dengan kondisi yang terjadi dengan saudara sesama muslim di Rohingya, sudah sepatutnya kita turun memberikan bantuan dan meringankan penderitaan  mereka”, ujar Pria humoris ini dengan nada lirih.

Menurutnya bantuan yang masuk memang tidak seberapa jumlahnya, tapi jangan dilihat dari jumlah nominalnya, lihatlah dari kepedulian dan niat yang pihaknya lakukan. “Dana bantuan tersebut akan kami salurkan melalui pihak ke tiga di Kemenag pusat atau MUI pusat atau bahkan kepada lembaga lembaga resmi peduli kemanusiaan dan aktif menyalurkan dana bantuan kepada kaum dhu’afa dan keterbelakangan ekonomi yang mengkoordinir langsung terkait dana bantuan ke Rohingya”, ujar AHS.

AHS menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas perlakuan intimidasi dan kekerasan yang dilakukan  oleh oknum militer Myanmar terhadap sekelompok muslim Rohingya yanag berdomisili di negara itu. “Kita sangat berharap bantuan ini akan sampai ke Myanmar, sehingga bantuan ini tidak sia sia begitu saja, dan berharap pemerintah Indonesia bersatu bergerak bersama melakukan langkah langkah kongkrit agar kekerasan yang terjadi bisa dihentikan oleh pemerintah Rohingya”.

Meskipun jumlah bantuan yang terkumpul di Kanwil ini tidak terlalu besar jumlahnya, namun diyakini dapat meringankan beban mereka yang sedang mengalami penderitaan, terangnya lagi menekankan.(vera/eka/jon)