ROKAN HULU (KEMENAG)- Sesuai jadwal, mulai Selasa (2/9/2014) seluruh koper bawaan 247 Jemaah Calon Haji (JCH) Rokan Hulu (Rohul) dikumpulkan ke Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian. Kemudian, Rabu (3/9/2014) seluruhnya diperiksa dan ditimbang petugas bandara sebelum diangkut ke bagasi pesawat yang akan membawa 247 JCH ke Bandara Batam Kamis (4/9/2014) lusa.
Hal itu disampaikan Kakan Kemenag Rohul, Drs. H. Ahmad Supardi Hasibuan MA, Selasa (2/9/2014). Katanya lagi, hingga pukul 13.00 Wib, tinggal 50 koper lagi dari 247 JCH yang belum diantar ke bandara.
“Tapi hingga sore, seluruh koper sudah diantarkan. Dan hingga kini, yang berangkat sudah dipastikan 247 JCH dan tidak ada lagi JCH yang meninggal dunia atau mengundurkan diri,” kata Ahmad Supardi.
Kemudian jelas Ahmad Supardi, Rabu (3/9/2014), petugas bandara dibantu petugas panitia pemberangkatan haji akan memeriksa seluruh koper bawan JCH, untuk melihat isinya, apakah ada benda cair atau barang yang dilarang dibawa dalam penerbangan. Kemudian, seluruhnya akan dibuka serta diperiksa lalu timbang dengan bawan maksimal 20 kg.
“Pada Kamis (4/9/2014), seluruh koper bawaan JCH dimasukan dalam bagasi pesawat, dan sekaligus pemberangkatan 247 JCH. Sesuai jadwal, 247 JCH, diterbangkan ke bandara Hang Nadim Batam, dengan 3 kali penebangan menggunakan pesawat Nusantara Airlines,”
“Untuk jadwal penerbangan pertama, pukul jam 07.00 Wib (take off) mengangkut 85 JCH, penerbangan kedua 81, ketiga 83 JCH. Dimana nantinya,
jarak tempuh ke bandara Hang Nadim 55 menit sekali jalan dan pergi pulang (PP) butuh waktu 110 menit. Kemudian ditambah urusan menanaikan dan menurunkan JCH setengah jam, sehingga perhitungan PP pesawat nantinya memakan waktu penerbangan PP 2,5 jam,” jelas Ahmad Supardi lagi,
Setibanya di Bandara Hang Nadim, terang Ahmad Supari, ke 247 JCH Rohul tergabung Kloter 5, JCH dimasukan ke Asrama Haji Batam kemudian akan bergabung dengan JCH asal Indragiri Hulu (Inhu) serta Pekanbaru.,
“Kemudian, nantinya JCH Rohul akan dipimpin 1 Ketua Keloter, 1 pebimbing ibadah, 1 orang dokter, dan 2 orang paramedis, ditambah 1 petugas daerah yang bertugas melihat dan membimbing JCH khusus, Irwandi merupakan Camat Tandun. Mereka seluruhnya di luar jemaah dan sebagai petugas.***(Ash)