0 menit baca 0 %

Koordinator Region Sumatera V LSN 2017 : Pondok Pesantren Salah Satu Lumbungnya Pesebak Bola Potensial

Ringkasan: Riau (inmas)  Indonesia memiliki pesepak bola yang berpotensi besar dan masih tersimpan selama ini. Karena itu  Kemenpora  menggelar kompetisi di semua wilayah Indonesia dilaksanakan secara berjenjang mulai dari Liga pelajar U-12, U-14, U-16.Termasuk liga Santri Nusantara yang dihelat oleh NU mel...

Riau (inmas)  Indonesia memiliki pesepak bola yang berpotensi besar dan masih tersimpan selama ini. Karena itu  Kemenpora  menggelar kompetisi di semua wilayah Indonesia dilaksanakan secara berjenjang mulai dari Liga pelajar U-12, U-14, U-16.

Termasuk liga Santri Nusantara yang dihelat oleh NU melalui Rabithah Ma’ahid  Islamiyah NU yang memiliki segmen atau wilayah khusus pembinaan yakni pondok Pesantren. Program ini sudah dilakukan oleh pemerintah khususnya Kemenpora sejak Tahun 2015 hingga sekarang. Demikian disampaikan Ribhan dwi jayana SH MH selaku coordinator LSN  saat memberikan sambutan pada kegiatan Pembukaan LSN Sumatera Regional V di Stadion Nara singa Rengat Inhu.

Dikatakannya hasil yang telah ditorehkan LSN pada Tahun 2015 lalu sangat luar biasa dan membanggakan bagi bangsa sehingga mengantarkan  Indonesia menjadi Juara pertama pada kejuaraan Malindo cup yang dilaksanakan pada tanggal 19 s.d 22 2016 di Malaysia.

Hasil LSN 2016 telah mengantarkan M Rafli Harun alumni LSN dari Pondok Pesantren Al Asy’ariyah Banten  masuk Skuad Timnas U-18, yang mana diseleksi langsung oleh Indra Syafri. Menurutnya santri yang berada dilingkungan pesantren adalah salah satu lumbung  bagi olahragawan yang mempunyai potensi yang sangat besar untuk kita gali bersama, karena kita yakin akan muncul atlet-atlet professional berbakat yang bisa membawa harkat martabat bangsa dimasa mendatang, ujar RDJ.

Tanpa kerjasama pihak terkait seperti, Lembaga KONI, ormas NU, DPR, ulama, para kyai, Kemenpora tidak dapat bekerja sendiri dalam mencapai harapan masyarakat . Perlu sinergi yang kuat diantara semua pihak tersebut.”Mereka harus bergandengan tangan dan Sinergis dalam membangun olah raga di Negara ini, terang pria humoris ini.

Ia menambahkan, LSN region Sumatera V Riau-Kepri diikuti oleh 32 tim, yakni 16 peserta/tim di sub region Riau dengan tuan rumah Kabupaten Inhu. Dan 16 tim dengan tuan rumah Bintan dan Batam. “Insyaallah juara Sub region Riau dan Juara sub region kepri akan diadu di kota Batam Kepri pada Tanggal 22 september 2017 untuk memperebutkan tiket ke seri nasional di bandung Jawa barat nanti.

Khusus sub region Riau, lanjutnya telah melibatkan pemerintah daerah yang kami kemas dengan Kompetisi LSN 2017 “Piala Bupati Inhu”. Selaku coordinator ia menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Inhu H Yopi Arianto SE, yang telah member dukungan penuh terselenggaranya helatan tersebut.(vera)