0 menit baca 0 %

Komplikasi, JH Riau Wafat di RS Otorita Batam

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Innalillahi wainnailaihi rajiun, kabar duka datang dari salah seorang Jamaah Haji (JH) asal Kabupaten Inhil yang tergabung dalam kloter 4 Debarkasi Batam Supardi Bin Samian (76th), wafat di Rumah Sakit Otorita Batam (RSOB), Sabtu (18/10) karena penyakit saluran pernafasan atau kom...

Pekanbaru (Humas)- Innalillahi wainnailaihi rajiun, kabar duka datang dari salah seorang Jamaah Haji (JH) asal Kabupaten Inhil yang tergabung dalam kloter 4 Debarkasi Batam Supardi Bin Samian (76th), wafat di Rumah Sakit Otorita Batam (RSOB), Sabtu (18/10) karena penyakit saluran pernafasan atau komplikasi. Jenazah di makamkan di daerah asalnya, Inhil.

“JH belum semput dipulangkan ke daerah asalnya karena langsung dirawat di RSOB,” demikian diinformasikan Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Drs HM Aziz MM, MA, Senin (20/10) di ruang kerjanya.

Ia mengatakan, hingga  saat ini sudah enam orang JH Riau yang wafat, 5 wafat di Tanah Suci dan satu orang wafat di Tanah Air. Sebelumnya, Ahad (14/9) JH Wafat atas nama Zainuddin bin Umar (64th) Kloter 8 asal Kabupaten Pelalawan wafat di Pemondokan Madinah karena Hipertensi Diabetes dan Martinus Bin Nurdin (53th) wafat di Pemondokan Madinah karena Hipertensi.

Selasa (7/10). Yaitu Sri Wahyni Afandi (65th) Kloter 10 asal Kabupaten Rokan Hilir karena sakit Jantung dan Hamzah Bin Abdul Hamid Atan (67th) JH Kloter 8 Asal asal Kabupaten Bengkalis, wafat di Makkah karena Sesak Napas. Dan pada Senin (13/10) wafat Kamaruddin Tel Muhammad Itasn (62th), Kloter 8 asal Kabupaten Pelalawan karena Komplikasi di Makkah.

Aziz menambahkan, hingga saat ini sudah 3.980 JH Riau yang sampai ke daerah asal, 7 orang masih di Tanah Suci karena masih dalam perawatan, dan 4 orang masih di RSOB Batam. “Jika kondisinya sudah memungkinkan, baru dipulangkan ke tanah air dan daerah asal,” jelasnya seraya berharap agar JH yang masih dalam perawatan diberi kesembuhan sehingga bisa kembali ke tanah air dengan selamat. (mus)