Riau (Inmas) – Pemerintah Provinsi Riau yang diwakili Asisten I Ahmad Syah Harofi menerima kunjungan dan silaturahim delegasi Komite III DPD RI di EHA Riau pada Senin (08/07) di ruang sekretariat Pemprov Embarkasi Haji Antara Riau.Turut mendampingi Kakanwil Kemenag Riau beserta jajaran Yang bertugas sebagai Panitia PPIH EHA Riau, Kepala Dinas KKP Kelas II Pekanbaru, Pihak imigrasi, Kesehatan, Perhubungan dan Angkasa Pura II.
Dalam kunjungan sekaligus pertemuan itu Dedi yang membawa 17 orang tim dalam rombongan, melihat langsung kondisi riil ruang kedatangan, Kamar kamar jamaah, fasilitas lift, layanan kesehatan hingga ruang petugas lainnya.
Menanggapi hal itu Kakanwil Kemenag Riau Mahyudin mengatakan Kemenag terus berupaya melakukan peningkatan dalam penyelenggaraan haji. Persiapan dan penyelenggaraan yang dilakukan juga diawasi secara internal oleh penanggung jawab Pemprov serta Itjen Kemenag RI sebagai pengawas dari pusat.
“Sampai hari ini, sudah tiga kloter yang kita berangkatkan, tidak ada kendala yang berarti dalam operasional penyelenggaraan layanan ibadah haji di Embarkasi Antara Per dan ini”, ucapnya.
Ia mengaku telah menyaksikan dan mengikuti sendiri proses Embarkasi yang ada di Batam selama ini, maka apa yang sudah dilakukan oleh Embarkasi Haji Antara. Menurutnya tidak ada perbedaan dengan Embarkasi Batam.
“Untuk itu terimakasih kami ucapkan kepada semua tim yang sidah solid bekerja dari seluruh unsur kementerian mulai dari kesehatan, KKP, Imigrasi, Bea cukai, dan sebagai nya.semoga ini terjalin teurs sampai kloter terakhir kita berangkatkan”, harap Mahyudin.
Sementara itu Pimpinan delegasi Komite III DPD RI Dedi Iskandar Batubara menyampaikan terimakasih kepada Kementerian Agama. Menurutnya, tugas pokok DPD adalah pengawasan, termasuk dalam penyelenggaraan haji.
"DPD RI terkait penyelenggaraan haji 2019, menjadi salah satu tugas pokoknya. Peran negara dalam proses penyelenggaraan haji harus terus saling bersinergi," kata Dedi.
Apa yang dilakukan Provinsi Riau terkait penyelenggaraan haji secara menyeluruh di Embarkasi Haji Antara sudah bisa menjadi contoh bagi pihak lain, dan kiranya semakin membaik ke depannya," kata Dedi.
“Tentu kita harus mengapresiasi peningkatan status bandara, menjadi Bandara Antara, dan semoga dalam waktu dekat bisa menjadi bandara penuh”, lanjut Dedi Iskandar.
Pihaknya menilai bahwa itu tidak hanya harapan dari masyarakat Riau, namun masyarakat Indonesia terutama masyarakat muslim.(vera)