Kloter Pertama Riau Tiba di Embarkasi Batam
Ringkasan:
Batam, 26/10 (Humas) Jamaah calon haji pertama asal Provinsi Riau yang termasuk dalam kloter 5BTH tiba dibandara Hang Nadim Batam hari senin (26/10) sekitar pukul 10.30 wib dengan menggunakan pesawat lion air. Kepala Bidang Peny Hazawa Kanwil Dep. Agama Provinsi Riau Drs.H.A.Jalaluddin mengatakan kl...
Batam, 26/10 (Humas) Jamaah calon haji pertama asal Provinsi Riau yang termasuk dalam kloter 5BTH tiba dibandara Hang Nadim Batam hari senin (26/10) sekitar pukul 10.30 wib dengan menggunakan pesawat lion air. Kepala Bidang Peny Hazawa Kanwil Dep. Agama Provinsi Riau Drs.H.A.Jalaluddin mengatakan kloter pertama Riau (kloter5BTH) tiba di Batam dengan tiga kali penerbangan dari Pekanbaru.
Pesawat pertama berangkat dari pekanbaru ke batam yang mengangkut 209 jch tiba pukul 10.30 wib, pesawat yang kedua membawa 76 jch tiba di Hang Nadim Batam pukul 10.20 win dan pesawat yang ketiga dengan 160 jch tiba pada pukul 11.30 wib. Setelah jch turun dari pesawat jch langsung masuk kedalam bus untuk menuju ke Asrama Haji. Ujarnya.
Lebih lanjut Kabid Haji menjelaskan setelah tiba diasrama haji, jch diberikan gelang jamaah haji, buku kesehatan, pemeriksaan kesehatan, pengambilan pasport dan pengambilan nomor kamar penginapan, dan living kost sebanyak 1500 riyal.
Diembarkasi Batam jch akan diberikan konsumsi makan sebanyak tiga kali, yakni makan siang, malam dan sarapan pagi sebelum jch diberangkatkan ke Bandara Hang Nadim. Sebelum jch mengikuti acara pelepasan diaula, barang bawaan jch terlebih dahulu melewati mesin ekstray untuk mendeteksi barang bawaan jamaah.
Menurut jadwal Kloter 5BTH akan dilepas keberangkatannya oleh wakil gubernur riau HR.Mambang Mit pada 27 Oktober 2009 pukul 07.00 wib, setelah secara resmi dilepas oleh wakil gubernur, jch akan diberangkatkan dari Bandara Hang Nadim pukul 10.00 wib yang diangkut dengan menggunakan sepuluh buah bus, semoga pesawat tidak delay. Ujarnya.
Kepada seluruh jch H.A.Jalaluddin menghimbau untuk menjaga kesehatan, dan menjaga kekompakannya, selain itu jch disarankan untuk makan tepat waktu agar kondisi kesehatan jch tetap terjaga mengingat perjalanan yang akan ditempuh jamaah cukup lama yakni selama empat puluh dua hari. (nik)