Riau (Inmas) - 443 jemaah calon haji (JCH) kloter 20 BTH telah masuk Asrama Embarkasi Haji Antara Riau pada Selasa (23/07/19).
Jemaah kloter terakhir pada gelombang kedua ini tiba 30 menit lebih awal dari yang sudah dijadwalkan. Bila tidak ada perubahan sesuai jadwal, para jemaah tersebut akan terbang ke Batam dini hari nanti, diangkut dengan bus yang sudah disediakan pemerintah provinsi Riau.
Mereka berasal dari Kabupaten Pelalawan, Siak, Inhil, Inhu, Kota Pekanbaru, Kuansing, Dumai, Rohul, Rohil, Bengkalis, serta petugas kloter 5 orang.
Mereka nantinya akan menempati pemondokan di wilayah Syisyah, Mekkah," kata H M Saman Sos MSi Kepala Bidang Penerimaan dan Pemberangkatan PPIH EHA Riau.
Sebelum berangkat ke Arab Saudi, jemaah akan dilakukan pemeriksaan kembali mulai dari kesehatan, serta barang bawaan. Selain itu, jemaah juga akan mendapatkan sepaket alat kesehatan, dan pembagian living cost serta menerima gelang besi silver yang dipasang oleh petugas.
Di Asrama Haji, jemaah akan mengikuti beberapa kegiatan serta pembinaan ketua regu (Karu) dan ketua rombongan (Karom) ba'da Ashar, sebutnya.
Saman mengatakan jemaah akan menjalani pemeriksaan x-Ray jelang mengikuti upacara pelepasan. Selepas itu, sambungnya jemaah tersebut berangkat menuju Bandara SSK II menggunakan bus yang untuk pemberangkatan ke Batam melalui tiga kali oenerbangan bersama Lion Air.
Lebih lanjut, Saman menyampaikan, total jemaah calon haji yang sudah diterbangkan ke Arab Saudi pada tahun 1440 Hijriah/2019 berjumlah 4837 jemaah, 31 TPHD/TKHD sehingga bila ditotal jemaah dan TPHD/TKHD berjumlah 4868.
"Jika ditotal dengan petugas kloter hingga kloter 19 BTH kemarin sebanyak 55 orang, maka total jemaah yang sudah terbang ke tanah suci sebanyak 4923 jemaah", rincinya.
Dari total jemaah yang terdiri dari 5359 jemaah dan Jumlah tersebut terbagi dalam 12 kloter penuh dan 1 kloter gabungan dengan Provinsi Kalbar dan Kepri.
Tercatat jemaah termuda atas nama Hasniatang Binti Kacong Habate berusia 18 tahun. Warga Desa Sengalang Kecamatan Keriting Inhil ini tergabung dalam kloter 20 BTH setelah menunggu 9 tahun.
Sedangkan jemaah tertua berasal dari Inhu. Jemaah bernama Riswandi Bin Ahmad Jawali ini merupakan warga Dusun Margasari Desa Kuala Gading, Kecamatan Batang Cemaku Kabupaten Inhu. Jemaah yang berprofesi sebagai nelayan dan bertani ini tergolong jemaah lansia di usianya yang sudah menginjak 91 tahun.(vera)