Siak (Inmas) - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) adalah ujian terakhir yang akan diikuti oleh para siswa kelas XI dan XII setelah sebelumnya mengikuti ujian semester berbasis nasional (USBN) dan ujian akhir madrasah berbasis komputer (UAMBN). Untuk mempersiapkan pelaksanaan UNBK tingkat Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah , Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MA dan MTs gelar kegiatan Rapat persiapan UNBK, Kamis, (13/09/18) bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak.
Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Kankemenag Siak, Drs. H. Syaifudin yang hadir pada rapat tersebut menuturkan semoga pelaksanaan UNBK ini nantinya berjalan lancar sesuai harapan. Sementara untuk pelaksanaan UNBK yang masih menyimpan sedikit kekhawatiran mudah-mudahan nanti dapat ditinjak lanjuti dalam bentuk kerjasama yang konkrit. Hal ini diungkapkan Pelaksanaan UNBK sangat berbeda dengan ujian konvensional karena terkait masalah teknis seperti jaringan internet dan listrik. “Selama melaksanakan UNBK listrik harus standby, tidak boleh ada pemutusan jaringan, karena putus selama 5 menit saja akan menjadi masalah”, ujarnya.
Karenanya dirinya berharap nantinya PLN dan Telkom dapat untuk menyediakan jaringan yang bagus selama berlangsungnya kegiatan UNBK. Selain jaringan internet dan listrik masalah yang dikhawatirkan adalah mengenai gangguan virus. “Untuk UNBK Komputer client harus benar benar steril dari virus karena akan mempengaruhi server”, imbuhnya.
Meski banyak hal lain terkait masalah teknis yang dihawatirkan akan menjadi kendala, Syaifudin mengaku tetap optimis pelaksanaan UNBK di Kabupaten Siak berjalan dengan baik. “Masalah dan tantangan akan dihadapi dan kita carikan solusi terbaik, akan kita buktikan bahwa madrasah bisa menyesuaikan dengn kemajuan ilmu dan teknologi serta perkembangan jaman”, pungkasnya. (Hd)