0 menit baca 0 %

KKM MA Bantan Sukses Gelar KSM dan Aksioma Tahun 2019

Ringkasan: Bengkalis (Inmas) - Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MA Kecamatan Bantan, sukses menggelar kegiatan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) tahun 2019, bertempat di MA Miftahul Ulum jalan Jend. Sudirman Desa Bantan Air Kecamatan Bantan Bengkalis.

Bengkalis (Inmas) - Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MA Kecamatan Bantan, sukses menggelar kegiatan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) tahun 2019, bertempat di MA Miftahul Ulum jalan Jend. Sudirman Desa Bantan Air Kecamatan Bantan Bengkalis. Kegiatan ini merupakan seleksi KSM dan Aksioma di tingkat KKM Kecamatan Bantan, yang akan menentukan peserta yang menjadi wakil untuk berkompetisi di tingkat Kemenag Kabupaten Bengkalis mendatang.

 

Kepala MA Miftahul Ulum Nasikun SPdI selaku ketua panitia pelaksana dalam laporanya menyampaikan KSM dan Aksioma tahun 2019 kali ini diikuti oleh 125 peserta utusan dari 7 Madrasah Aliyah (MA) di wilayah KKM Kecamatan Bantan, dengan rincian peserta utusan dari MA Miftahul Ulum sebanyak 19 siswa, MA Miftahul Jannah 20 siswa, MA Nurul Hidayah 22 siswa, MA Al Ulum 20 siswa, MA Darul Ulum 20 siswa, MA Al Hidayah 18 siswa dan MA Darul Aiman 6 siswa.

 

“Kegiatan KSM telah dilaksanakan pada Jum’at (19/04/2019) pagi, dan cabang yang dilombakan adalah bidang studi Matematika, Ekonomi dan Geografi, sedangkan untuk kegiatan Aksioma yang dilaksanakan pada hari ini, Sabtu (20/04/2019), cabang yang dilombakan adalah tilawah, bulu tangkis, tenis meja dan futsal” tambah Nasikun.

 

Sementara itu, Kepala MA Miftahul Jannah Selatbaru Muhammad Suprapto SPdI selaku Ketua Induk KKM MA Bantan dalam sambutannya menyampaikan tujuan dari kegiatan Aksioma dan KSM ini selain sebagai ajang untuk seleksi bagi peserta yang akan menjadi utusan dari MA Kecamatan Bantan, juga sebagai ajang silaturahmi antar siswa dan majelis guru MA yang ada di Kecamatan Bantan. Semoga dengan silaturahmi ini, kita menjadi saling kenal sehingga akan menambah erat persaudaraan serta memperkuat ukhuwah di antara kita.

 

Selanjutnya M Suprapto juga berpesan kepada para peserta untuk bertanding secara sportif dan bermain dengan baik, jangan hanya untuk mencari kemenangan saja, jaga persaudaran di antara warga madrasah. Semoga siswa madrasah aliyah ke depannya bisa tampil dan bisa menunjukan yang terbaik kepada masyarakat, buktikan bahwa kita ada dan benar-benar ada.

 

Kegiatan KSM dan Aksioma tingkat KKM MA Bantan dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, yang diwakili staf seksi Penmad Maulidis SE, dan turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala MTs Miftahul Ulum Mulyono SAg, seluruh Kepala Madrasah dan majelis guru MA kecamatan Bantan serta pembimbing dari masing-masing peserta.

 

Dalam sambutannya Maulidis SE menyampaikan salam dan maaf dari Kasi Penmad Drs H Khaidir, yang seyogyanya membuka acara tersebut secara resmi, akan tetapi dikarenakan sesuatu hal sehingga beliau tidak bisa hadir. Selanjutnya dalam arahannya Maulidis menyampaikan 2 bait pantun.

 

“Ke Bantan tengah mencari lokan,

di Simpang Mama beli rambutan,

Selamat dan Sukses kami ucapkan,

Untuk KSM dan Aksioma Kecamatan Bantan”.

 

“Membuka sawah di Bantan Tengah,

Semaknya lebat belum dibabat,

Kepada madrasah diucapkan tahniah,

Madrasah hebat, madrasah bermartabat” ucap Maulidis dalam arahannya.

 

Dan selanjutnya beliau berpesan kepada seluruh kontingen untuk menjunjung tinggi sportifitas dan jadilah yang terbaik.

 

Kegiatan pembukaan Aksioma dan KSM dimeriahkan dengan penampilan grup Hadroh MA Miftahul Jannah Selatbaru. Lantunan lagu Busro Lana dan sholawat kepada Nabi SAW yang menggema di arena mampu memukau para peserta dan pengunjung yang hadir.


KSM dan Aksioma ini diharapkan mampu memupuk motivasi bagi siswa madrasah untuk terus mencintai dan bergairah mempelajari bidang ilmu pengetahuan agama dan teknologi, sehingga ke depan diharapkan banyak siswa madrasah di samping memiliki dan mengamalkan ajaran agama Islam yang kuat dan menjadi panutan bagi  yang lainnya sebagai anak bangsa yang baik dan berakhlakul karimah juga mampu membangun bangsa khususnya di bidang IPTEK yang semakin hari semakin tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat pada umumnya. (tfk)