0 menit baca 0 %

KKG RA Tingkatkan Kompetensi Guru

Ringkasan: Siak (Inmas) - Guru bertugas untuk menjadikan murid-muridnya orang yang berakhlaq, pandai dan memahami ilmu pengetahuan. Kreativitas seorang peserta didiknya ditentukan sejauhmana mereka mendapatkan pelajaran di sekolah. Atas dasar inilah diperlukan peningkatan kompetensi bagi guru.

Siak (Inmas) - Guru bertugas untuk menjadikan murid-muridnya orang yang berakhlaq, pandai dan memahami ilmu pengetahuan. Kreativitas seorang peserta didiknya ditentukan sejauhmana mereka mendapatkan pelajaran di sekolah. Atas dasar inilah diperlukan peningkatan kompetensi bagi guru. Khususnya bagi guru pada anak usia dini. Oleh karena itu, untuk menjawab tantangan pembelajaran anak usia dini di zaman sekarang, Kelompok Kerja Guru (KKG) Raudhatul Athfal (RA) Kabupaten Siak mengadakan semacam Rapat Kerja untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas guru.

Berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Islam (Pendis), H. Resman Junaidi, S.HI didampingi Ketua Kelompok Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Syaifudin dan anggota Pengawas, Fadlullah, S.Pd.I. Menurut Ketua KKG RA Kabupaten Siak, Tuti Suryati bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas dan kompetensi guru RA dimana mereka merupakan pembimbing dan menjadi fasilitator di lembaganya masing-masing.

Selain itu, lebih lanjut, kegiatan ini merupakan bekal bagi guru bagaimana mempraktekkan strategi belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan bagi peserta didiknya. Karena menurutnya, guru sebagai peletak dasar-dasar pembentukan karakter sikap peserta didik sehingga perlu diasah dan ditingkatkan agar mampu mentransformasikan nilai-nilai Islam kepada peserta didiknya. “Tugas dan tantangan seorang guru anak usia dini tidaklah mudah apalagi di era zaman now. Anak-anak sekarang sudah cerdas sekarang. Apabila anak-anak tidak diberikan materi pembelajaran yang aktif, efektif, transformatif maka anak-anak bisa menjadi bosan,” ujarnya saat memberi sambutan.

Sementara itu, H. Resman Junaidi saat membuka kegiatan KKG RA menyampaikan dalam sambutannya bahwa apabila guru anak usia dini bisa menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi informasi yang berkembang saat ini maka akan mudah membuat materi pembelajaran yang efektif dan aktif berupa gambar bergerak dan lucu sehingga peserta didik bisa berantusias mengikuti pembelajaran di kelas. “Guru zaman now haruslah terus mengupdate pengetahuannya dan meningkatkan kemampuan mengajar agar mampu menyampaikan materi dengan baik dan menyenangkan bagi siswanya dan semoga dengan adanya bimlat ini bisa bermanfaat bagi guru anak usia dini dalam melaksanakan tugasnya,” tukasnya. (Hd)