0 menit baca 0 %

KKG-MDT Gelar Rakor dan Pembinaan Kepala MDTA Se Kecamatan Bengkalis dan Bantan

Ringkasan: Bengkalis (Inmas) - Dalam rangka memantapkan program kerja tahun 2020, Kelompok Kerja Guru Madrasah Diniyah Takmiliyah (KKG-MDT) Se-Kabupaten Bengkalis menggelar rapat koordinasi persiapan program MDTA tahun 2020, sekaligus pembinaan kepala MDTA se-kecamatan Bengkalis dan Kecamatan Bantan di aula la...

Bengkalis (Inmas) - Dalam rangka memantapkan program kerja tahun 2020, Kelompok Kerja Guru Madrasah Diniyah Takmiliyah (KKG-MDT) Se-Kabupaten Bengkalis menggelar rapat koordinasi persiapan program MDTA tahun 2020, sekaligus pembinaan kepala MDTA se-kecamatan Bengkalis dan Kecamatan Bantan di aula lantai 2 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis, pada minggu (24/11/2019) sore.

 

Dalam acara rakor tersebut KKG-MDTA membahas tentang program-program yang akan dilaksanakan di tahun 2020 dan pelaksanaan ujian semester ganjil MDTA Tahun Ajaran 2019-2020, yang akan dilaksanakan pada tanggal 02 Desember 2019 mendatang. Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan untuk melaksanakan bedah buku bahan ajar di MDTA sesuai dengan Standar Kompetensi Kompetensi Dasar (SKKD) tahun 2013.

 

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Drs H Abdul Hamid, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis Sofyan SPdI, Ketua KKG-MDT Kecamatan Mandau H Bona Faisal, Ketua KKG-MDT Bantan Suratni, Ketua KKG-MDT Bengkalis Ermiyanto SPdI, Ketua KKG-MDT Bukit Batu Fadli, Ketua KKG-MDT Pinggir Regar dan Ketua KKG-MDT Kecamatan Siak Kecil Dzuriat serta seluruh Kepala MDTA Kecamatan Bengkalis dan Bantan.

 

Kasi PD Pontren H Abdul Hamid dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan rapat koordinasi persiapan program MDTA tahun 2020 dan pembinaan Kepala MDTA se-Kecamatan Bengkalis dan Bantan ini agar dapat diikuti dengan sebaik-baiknya, demi peningkatan mutu pendidikan di lembaga MDTA se kabupaten Bengkalis.

 

Secara organisatoris, rakor mempunyai manfaat dalam upaya merumuskan kembali eksistensi KKG-MDT dengan mengevaluasi semua sisi sehingga titik kelemahan dalam penguatan organisasi bisa diperbaiki, sehingga tahun 2020 dapat menjadi momentum penting bagi kebangkitan MDTA di kabupaten Bengkalis. Adapun pembinaan kepala MDTA akan memberikan dampak positif dalam meningkatkan penguatan fungsi Lembaga MDTA di masyarakat.

 

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis Sofyan menyampaikan Pembahasan APBD 2020, Komisi IV DPRD Bengkalis telah menyetujui penganggaran bantuan kesejahteraan untuk guru honor madrasah. Bantuan tersebut berdasarkan dari tingkatan sekolah, mulai dari madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA), madrasah Idtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).

 

“Adapun bantuan kesejahteraan untuk guru MDTA dengan jumlah 2.070 orang, akan diberikan penghasilan sebesar Rp 700 ribu perbulan, MI dengan jumlah 240 orang sebesar Rp 750 ribu perbulan, MTS dengan jumlah 750 orang sebesar Rp 800 ribu perbulan, dan MA dengan jumlah 460 orang sebesar Rp 850 ribu perbulan. Selain kepada guru madrasah, bantuan kesejahteraan juga akan diberikan kepada pengawas madrasah sejumlah 16 orang, sebesar Rp 500 ribu perbulan” ungkap Sofyan.

 

Sofyan juga menyampaikan pada Perda Penyelenggaraan Pendidikan yang sudah disahkan beberapa waktu yang lalu, pada pasal 25 dan 26 disebutkan bahwa pemerintah daerah berkewajiban membantu sekolah-sekolah agama dan pembiayaan pendidikan agama.

 

Acara rapat koordinasi Kepala MDTA ini merupakan acara perdana yang diselenggarakan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis, dan direncanakan akan berkelanjutan pada kecamatan-kecamatan lainnya. (swan)