KKDTA Kec.Pekanbaru Kota Adakan Ujian di 2 Tempat
Ringkasan:
Pekanbaru (Humas).Kelompok Kerja Diniyah Takmiliyah (KKDTA-red) Kecamatan Pekanbaru Kota adakan ujian Akhir DTA yang ada dalam kawasannya pada 2 tempat, hal ini dikatakan oleh Sekretaris Kecamatan KKDTA Kec.Pekanbaru Kota “Ismail, S.Sos†yang didampingi oleh ketua Rayon 1 “Dra.
Pekanbaru (Humas).Kelompok Kerja Diniyah Takmiliyah (KKDTA-red) Kecamatan Pekanbaru Kota adakan ujian Akhir DTA yang ada dalam kawasannya pada 2 tempat, hal ini dikatakan oleh Sekretaris Kecamatan KKDTA Kec.Pekanbaru Kota “Ismail, S.Sos†yang didampingi oleh ketua Rayon 1 “Dra. Megawinar†yang sekalugus Kepala PDTA Masjid Agung An-Nur Pekanbaru disela pelaksanaan ujian hari ke-dua pada Selasa (30/04) di Masjid Agung An-Nur Pekanbaru.
Dalam keterangannya, Ismail menyampaikan bahwa peserta ujian yang ikut pada KKDTA Kec.Pekanbaru Kota sebanyak 225 orang santri berasal dari 14 PDTA Se-Kec.Pekanbaru Kota dan terdiri dari 2 rayon atau tempat pelaksanaan ujian, dimasing-masing rayon juga ditunjuk ketua penanggung jawab ujian tersebut, di Rayon 1 yang dipusatkan di PDTA Masjid Agung diketuai langsung oleh ibu Megawinar dan di rayon 2 diketuai oleh Salahuddin S.Pd.I yang sekaligus Ketua Pelaksana Ujian UADTA se-Kec.Pekanbaru Kota.
Peserta pada rayon 1 yang dipusatkan di Masjid Agung ini berjumlah 143 orang santri yang berasal dari PDTA Masjid Agung Sendiri, PDTA Bhayangkari, PDTA Taqwa, PDTA Syuhadak, PDTA Nurul falah, PDTA Gunung Merah, PDTA Awaluddin, PDTA Ulul azmi dan PDTA Nikmat. Pelaksanaan pada rayon 2 di pusatkan di PDTA Muslimin yang diikuti oleh 82 orang peserta yang berasal dari 5 PDTA, yaitu PDTA Muslimin, PDTA Darul Hikmah, PDTA Nurul Ikhlas, PDTA As-Salam dan PDTA Irsyad, alhamdulillah sampai hari ke-dua ini pelaksanaan ujian cukup lancar dan seluruh peserta hadir mengikuti ujian, belum ada yang absen sampai hari ini, kami informasikan juga bahwa pelaksanaan unjian ini akan berakhir besok (Rabu-red) yang hanya akan melaksanakan 1 mata ujian yaitu SKI, papar Ismail yang diamini Megawinar.
Menyinggung masalah tingkat kelulusan dan harapan pengelola PDTA terhadap kelangsungan PDTA kedepan, Megawinar selaku panitia ujian dan sekaligus sebagai Kepala PDTA Masjid Agung An-Nur memaparkan bahwa kelulusan pada tahun-tahun sebelumnya hususnya di PDTA Masjid Agung lulus 100%, mudah-mudahan pada tahun ini juga demikian dan bisa lebih meningkat pada kualitasnya, berkenaan dengan kelangsungan PDTA sebagai lembaga pendidikan non formal yang berupaya mencetak generasi Islami dan Qur’ani kami sangat berharap kepada pemerintah Kota Pekanbaru agar membuat suatu aturan seperti di Kab.Rokan Hulu yang mewajibkan kepada seluruh anak didik yang tamat SD harus melampirkan Ijazah MDA/PDTA sebagai persyaratan masuk kejenjang pendidikan selanjutnya SMP/MTs sederajat, karena dengan adanya penekanan yang demikian maka kami yakin usaha untuk membentuk generasi yang berkarakter dan mempunyai Akhlakul Karimah bisa kita ciptakan, pada kenyataannya saat ini yang kami lihat masih banyak anak usia SD yang tidak mengaji atau belajar di PDTA, padahal pembentukan karakter dan penanaman budi pekerti harus dimulai sejak dini/masa SD, kalau hal ini kita biarkan maka miris harapan kita terhadap pemimpin bangsa ini kedepan, disamping itu kami juga berharap kepada seluruh yang terkait dengan penyelengaraan PDTA kedepan baik masyarakat maupun pemerintah mari kta bahu-membahu memajukan pendidikan keagamaan ini, hal ini kami sampaikan dikarenakan kami mengalami sendiri kesulitan-kesulitan di lapangan, mudah-mudahan apa yang kami sampaikan ini ada manfaatnya kedepan, pungkas Megawinar mengakhiri pembicaraan.(AZ)