0 menit baca 0 %

Kiat Membina Keluarga Sakinah

Ringkasan: Rokan Hulu( inmas ) Keluarga bahagia lahir dan batin atau yang biasa kita sebut dengan keluarga sakinah mawaddah wa rahmah adalah merupakan dambaan setiap insan, dan merupakan hal yang dicita-citakan oleh setiap setiap pasangan yang melangsungkan pernikahan.

Rokan Hulu( inmas ) Keluarga bahagia lahir dan batin atau yang biasa kita sebut dengan keluarga sakinah mawaddah wa rahmah adalah merupakan dambaan setiap insan, dan merupakan hal yang dicita-citakan oleh setiap setiap pasangan yang melangsungkan pernikahan. Bahkan keluarga sakinah mawaddah wa rahmah adalah merupakan bagian dari salah satu tujuan pernikahan di dalam Islam, oleh karena kita perlu berupaya sedaya mampu kita untuk dapat mewujudkan keriteria keluarga sakinah itu dalam kehidupan rumah tangga kita masing-masing", demikian disampaikan oleh H.Rusli,S.Ag,M.Sy.Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu saat mengisi Kultum Zuhur di Masjid Agung Islamic Centre Kabupaten Rokan Hulu pada Selasa (21/3)

Turut hadir dalam kesempatan itu Plt.Kakankemenag Kabupaten Rokan Hulu H.Zulkifli Syarif,S.Ag.M.Pd.I serta jajaran Pengurus Badan Pengelola Masjid Agung Islamic Centre. Selanjutnya Rusli dengan mengutip firman Allah dalam surat Ar Rum ayat 21 menjelaskan bahwa pada prinsipnya pernikahan itu adalah merupakan perintah Allah SWT yang disampaikan melalui RasulNya kepada kita, oleh karena haruslah dalam menjalani kehidupan berumah tangga kita senantiasa berlandaskan AlQur'an dan Sunnah.Demikian disampaikannya saat mulai mengurai penjelasan tentang kiat-kiat menggapai kelluarga sakinah.

Langkah selanjutnya adalah bahwa setiap keluarga harus dibina diatas cinta dan kasih sayang (mawaddah wa rahmah).Karena dengan cinta dan kasih sayang akan melahirkan keluarga yang saling menghormati, saling mempercayai dan saling tolong menolong diantara anggota keluarga. Sebaliknya keluarga yang tidak dilandasi dengan cinta dan kasih sayang maka akan melahirkan sikap acuh, cuek dan bahkan saling menuduh serta saling mencurigai diantara sesama anggota keluarga.

Bersyukur adalah syarat selanjutnya dalam menggapai keluarga sakinah. Kasi Bimas Islam ini menjelaskan bahwa jodoh adalah karunia Allah SWT yang harus disyukuri, Dengan bersyukur kita akan merasa nyaman dan tenteram, sebaliknya tanpa syukur kita akan senantiasa merasa kurang dan suka membandingkan keluarga kita dengan keluarga lain, yang pada akhirnya mengakibatkan terjadinya perselingkuhan diantara anggota keluarga. "Jadi bersyukur itu akan membuat kita bahagia, dan bukan bahagia yang harus menjadikan kita bersyukur", tambahnya.

Mengakhiri kuliahnya Rusli menjelaskan bahwa syarat terakhir dan mutlak harus diperhatikan adalah bahwa setiap anggota keluarga harus menjalankan kewajibannya masing-masing dengan baik. Apabila setiap anggota keluarga menjalankan kewajibannya dengan baik, maka keluarga itu akan sampai ke pulau impian yaitu keluarga sakinah. Dan sebaliknya apabila masing-masing anggota keluarga hanya pandai menuntut haknya tanpa peduli dengan kewajibannya, maka alamat kapal kan tenggelam di tengah lautan, atau keluarga tersebut akan hancur berantakan.(rb).