0 menit baca 0 %

Khutbah Jumat di Masjid Dzikrus Salam Ajak Jamaah Menyadari Hidup sebagai Ujian dari Allah

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan salat Jumat di Masjid Dzikrus Salam, Pondok Pesantren Dzikrus Salam, Desa Aur Cina, Kecamatan Batang Cenaku pada Jumat (17/10/2025). Kegiatan ibadah ini menjadi momentum penting bagi jamaah untuk memperdalam makna kesabaran dan keikhla...

Indragiri Hulu (Kemenag) – Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan salat Jumat di Masjid Dzikrus Salam, Pondok Pesantren Dzikrus Salam, Desa Aur Cina, Kecamatan Batang Cenaku pada Jumat (17/10/2025). Kegiatan ibadah ini menjadi momentum penting bagi jamaah untuk memperdalam makna kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi kehidupan dunia yang penuh ujian. Khatib yang menyampaikan khutbah adalah Muhammad Solihin, Penyuluh Agama Islam P3K pada KUA Kecamatan Batang Cenaku, dengan tema “Dunia Tempatnya Ujian.”

Dalam khutbahnya, Muhammad Solihin mengingatkan bahwa kehidupan dunia sejatinya adalah tempat ujian bagi setiap manusia. Ia menegaskan bahwa ujian dalam bentuk kesenangan maupun kesusahan merupakan cara Allah SWT menilai keimanan dan keikhlasan hamba-Nya. “Manusia tidak akan lepas dari ujian. Allah menguji kita bukan untuk menyulitkan, tetapi untuk melihat siapa yang paling baik amalnya. Karena itu, seorang mukmin harus bersabar dalam cobaan dan bersyukur dalam kelapangan,” tuturnya di hadapan jamaah.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk tidak larut dalam keluh kesah saat menghadapi kesulitan, melainkan menjadikannya sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah. “Kesabaran bukan hanya menahan diri dari marah, tapi juga menerima ketentuan Allah dengan lapang dada. Sementara rasa syukur adalah kunci agar nikmat terus bertambah,” tambahnya.

Pesan yang disampaikan dalam khutbah tersebut mendapat sambutan positif dari para jamaah. Banyak yang merasa tersentuh karena tema tersebut relevan dengan kondisi kehidupan masyarakat yang kini tengah diuji dengan berbagai tantangan ekonomi dan sosial.

Melalui khutbah ini, diharapkan jamaah semakin memahami bahwa setiap ujian hidup memiliki hikmah dan nilai spiritual yang mendalam. Dengan bekal kesabaran dan rasa syukur, umat Islam dapat membangun keteguhan iman serta ketenangan hati dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

(Reski)