0 menit baca 0 %

Khatib BTH 19 Ajak JCH Maksimalkan Momen Arafah, Panjatkan Doa Mustajab

Ringkasan: Riau (Inmas)- Dari Bakda dzuhur hingga terbenamnya matahari Waktu Arab Saudi adalah waktu yang paling ditunggu-tunggu oleh jemaah haji dari seluruh penjuru dunia.Di saat itulah waktu wukuf Padang ketika ampunan dan doa dikabulkan Allah SWT.Wukuf juga merupakan rangkaian paling puncak dalam penyeleng...

Riau (Inmas)- Dari Bakda dzuhur hingga terbenamnya matahari Waktu Arab Saudi adalah waktu yang paling ditunggu-tunggu oleh jemaah haji dari seluruh penjuru dunia.

Di saat itulah waktu wukuf Padang ketika ampunan dan doa dikabulkan Allah SWT.

Wukuf juga merupakan rangkaian paling puncak dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Demikian diutarakan Kabid PHU Kemenag Riau yang saat ini tengah menjalani rangkaian puncak haji di Padang Arafah, Sabtu (10/08) pukul 19.25 WIB kepada humas.

Ia mengaku baru saja menyelesaikan rangkaian ibadah wukuf di Arafah bersama ratusan jemaah lainnya yang tergabung dalam kloter BTH 19.

H Mulkan Syarib dalam khutbahnya secara khusus memohon kepada Allah agar Provinsi Riau yang saat ini dilanda kemarau panjang, segera diturunkan hujan yang penuh berkah. “Semoga kabut asap di Provinsi Riau segera hilang”, katanya.

Erizon menyebut doa yang dibacakan khatib sungguh menyentuh hati nurani dan diiringi tetesan air mata jemaah sembari diAamiinkan bersama sama oleh jemaah.

“Alhamdulillah Padang Arafah diguyur hujan deras saat oleh Allah SWT, momen yang langka semoga begitu juga hendaknya di Provinsi Riau” kata Erizon.

Khatib menghimbau agar jemaah banyak bertobat menyesali semua perbuatan yang di larang oleh agama, meninggalkan semua yang dilarang dan mengerjakan semua yang di perintahkan oleh agama.

Selalu ada kemungkinan, untaian doa seluruh jemaah yang wukuf di Arafah menjadi terkabulkan semuanya, justru karena doa seorang hamba  yang tulus memaksimalkan momentum spiritualnya ketika memanjatkan doanya di Arafah.

Ia mengajak jemaah untuk memaknai setiap peristiwa dan permintaan doa mustajab selama di Arafah. "Gunakanlah kesempatan yang di berikan allah saat ini bisa hadir di padang arafah ini untuk bermunasabah dan beribadah", katanya.

Semoga dengan selalu berzikir, bertahmit dan memperbanyak maaf dengan kaum kerabat, tetangga  setelah kembali ke tanah air, kita semua dapat mempertahankan kemabruran haji masing masing, ucap khatib mengakhiri khutbah nya.(vera)