0 menit baca 0 %

Khairan Efendi Menerima Bantuan Mushaff Al-Qur'an Dari Akademik Mahir Al-Quran Dari Malaysia Bekerjasama Dengan Yayasan Raudhatul ,Ulum.

Ringkasan: Meranti (Inmas)- Keterbatasan finansial membuat anak-anak yatim dan dhuafa tak dapat menikmati indahnya pendidikan di bangku sekolah, meskipun mereka adalah anak-anak yang berbakat dan berprestasi. Umumnya, program zakat dan infaq disalurkan kepada mereka dalam bentuk konsumtif.

Meranti (Inmas)- Keterbatasan finansial membuat anak-anak yatim dan dhuafa tak dapat menikmati indahnya pendidikan di bangku sekolah, meskipun mereka adalah anak-anak yang berbakat dan berprestasi. Umumnya, program zakat dan infaq disalurkan kepada mereka dalam bentuk konsumtif. Tanpa menafikan berapapun dana umat bila disalurkan dalam bentuk konsumtif akan habis. Tapi bekal ilmu akan langgeng seumur hidup dan terus mengalir, insya Allah.

Dalam rangka memaksimalkan fungsi infak menggelar program INFAQ Al- Qur'an , yaitu penggalangan, pengelolaan dan penyaluran infaq dan shadaqah untuk Keterbatasan finansial membuat anak-anak yatim dan dhuafa yang tidak dapat menikmati indahnya pendidikan di bangku sekolah, meskipun mereka adalah anak-anak yang berbakat dan berprestasi.

Umumnya, program zakat dan infaq disalurkan kepada mereka dalam bentuk konsumtif. Tanpa menafikan program konsumtif, berapapun dana umat bila disalurkan dalam bentuk konsumtif akan habis. Tapi bekal ilmu akan langgeng seumur hidup dan terus mengalir, insya Allah.

Dalam rangka memaksimalkan fungsi  infaq Alquran , akademik mahir Alquran dari Malaysia bekerjasama dengan yayasan Raudhatul ,ulum Indonesia menggelar program INFAQ CERDAS, yaitu penggalangan, pengelolaan serta menyalurkan bantuan berupa mushaf Alquran kepada siswa siswi Mts Al hikmah Selatpanjang pada tanggal 24 Februari 2020. diterima langsung oleh k

kepala Madrasah MTs Al Hikmah Selatpanjang yaitu Khairan Efendi, M.Pd.I.

Khairan Efendi mengatakan bahwa ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada pengurus yang telah menunjuk MTs-  Al hikmah sebagai salah satu penerima bantuan infak Al Qur'an teserbut dan ia juga berpesan kepada siswa siswi yang telah menerima batuan tersebut lebih bersemangat lagi untuk menghafal dan mempelajari Alquran yang biasanya 1 hari satu ayat dengan bantuan tersebut diharapkan mampu menghafal 1 hari 1 halaman, kemudian ia mengatakan  mari kita biasakan untuk bersedah dan berinfak .

“Orang miskin itu bukanlah mereka yang berkeliling minta-minta agar diberi sesuap dua suap nasi, satu dua biji kurma, tapi orang miskin itu ialah mereka yang hidupnya tidak berkecukupan kemudian diberi sedekah, dan merekapun tidak pergi meminta-minta pada orang” kata Khairan mengutip hadist Bukhari Muslim.

Hadir juga pada kesempatan penyerahan mushaf Alquran tersebut yaitu Hasbi hasdiki, BA dan Safaruddin S.H.I. (Khairan & Tim Inmas)