0 menit baca 0 %

Ketua Tim Audit Irjend Kemenag RI Sampaikan Hasil Pemeriksaan

Ringkasan: Kuansing (Inmas), Setelah selama lebih kurang 10 hari melakukan audit dana BOS pada Madrasah Negeri dan Madrasah Swasta yang ada di kabupaten Kuansing, dengan diambil sampel dari 10 madrasah. Sampailah pada akhirnya Tim audit Irjend menyampaikan hasil atau ekpos pekerjaan audit yang telah mereka lak...

Kuansing (Inmas), Setelah selama lebih kurang 10 hari melakukan audit dana BOS pada Madrasah Negeri dan Madrasah Swasta yang ada di kabupaten Kuansing, dengan diambil sampel dari 10 madrasah. Sampailah pada akhirnya Tim audit Irjend menyampaikan hasil atau ekpos pekerjaan audit yang telah mereka lakukan, pada hari Kamis (21/02/2019) di Aula Kantor Kementerian Agama kabupaten Kuantan Singingi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Kuantan Singingi Drs. H. Jisman, MA, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Drs. Alfiani, seluruh Kepala Madrasah Negeri dan Swasta, bendahara BOS di tiap madrasah, dan pegawai Kantor Kementerian Agama kabupaten Kuantan Singingi.

Sebelum menyampaikan hasil audit Ketua Tim menyampaikan tujuan dari program BOS, hal ini dimaksudkan sebagai bagian dari edukasi bagi yang belum mengenal betul dana BOS. Tujuannya antara lain: 1. Membebaskan segala jenis biaya pendidikan bagi seluruh siswa miskin di tingkat pendidikan dasar, baik di Madrasah Negeri maupun Madrasah Swasta. 2. Membebaskan biaya operasional sekolah bagi seluruh siswa MIN, MTsN, dan MAN. 3. Meringankan beban biaya operasional sekolah bagi siswa di madrasah swasta.

Dari penyampaian ketua Tim audit untuk madrasah yang mereka periksa, capaian Realisasi Kinerja Madrasah Negeri yang tertinggi diraih oleh MTsN 2 Kuansing, dengan skor nilai 82,250. Jika diambil nilai rata-rata, maka Madrasah Negeri mendapat skor 78,979.

Sementara itu, untuk Madrasah Swasta yang mereka periksa, nilai tertinggi diraih oleh MTs Hayatul Islam dengan skor 91,065. Jika diambil nilai rata-rata, maka madrasah swasta memiliki skor yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan madrasah negeri, yaitu dengan nilai rata-rata sebesar 87,428.

Untuk capaian nilai kinerja rata-rata seluruh madrasah yang diperiksa, maka didapat nilai 83,807, dan ini dapat dikategorikan sudah baik. kemudian untuk capaian Riau di seluruh propinsi yang ada, maka Riau memperoleh nilai sebesar 78,079.

Jika melihat hasil nilai capaian kinerja yang diperoleh Madrasah Swasta lebih tinggi dari Madrasah Negeri, hal ini sedikit membuat tim audit kebingungan, mengapa capaian nilai tertinggi harus ada di Madrasah Swasta bukannya di Madrasah Negeri. Namun hal ini tidak begitu dipermasalahkan oleh Irjend, mereka hanya berharap kinerja ini dapat terus ditingkatkan di tahun-tahun yang akan datang. (N/R)