0 menit baca 0 %

Ketua Pokjawas Madrasah Neny Sunarti Jadi Narasumber Workshop Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam di Kabupaten Siak

Ringkasan: Siak (Kemenag) . Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah, Neny Sunarti, menjadi narasumber dalam Workshop Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) Kabupaten Siak. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (25 Septemb...

Siak (Kemenag) . Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah, Neny Sunarti, menjadi narasumber dalam Workshop Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) Kabupaten Siak. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (25 September 2025) dan diikuti oleh para guru dan kepala madrasah anggota Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) MA se-Kabupaten Siak.

Workshop ini merupakan salah satu langkah strategis KKMA Kabupaten Siak dalam upaya mendorong peningkatan mutu pembelajaran di madrasah serta menumbuhkan semangat guru dalam menerapkan pendekatan pendidikan yang lebih humanis, inspiratif, dan berpusat pada peserta didik.

Dalam paparannya, Neny Sunarti menekankan bahwa konsep “Kurikulum Berbasis Cinta” bukan sekadar metode mengajar yang menyenangkan, tetapi juga pendekatan mendalam yang menumbuhkan kasih sayang, empati, dan rasa saling menghargai dalam proses belajar-mengajar.

Selain itu, Neny juga mengupas konsep pembelajaran mendalam (deep learning) yang menekankan pemahaman konsep, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan menerapkan nilai-nilai kehidupan dalam konteks nyata. Menurutnya, kedua pendekatan ini sangat relevan untuk membentuk peserta didik yang berkarakter, berdaya saing, dan berakhlakul karimah.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para peserta tampak aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman dalam penerapan strategi pembelajaran yang berorientasi pada cinta, karakter, dan pemahaman mendalam terhadap materi ajar.

Melalui workshop ini, diharapkan lahir inovasi dan sinergi baru antar pendidik madrasah dalam menciptakan suasana belajar yang berlandaskan cinta, nilai, dan makna, menuju madrasah yang unggul, mandiri, dan berkarakter.