0 menit baca 0 %

Ketua Pokjawas Kankemenag Siak Buka MGMP Pembuatan Soal HOTS di MTsN 2 Siak, Kecamatan Sungai Apit

Ringkasan: Siak (Inmas) -  Kamis, (27/02/2020), bertempat di MTsN 2 Siak, Kecamatan Sungai Apit, diselenggarakan kegiatan MGMP pembuatan soal HOTS (Higher Order of Thinking Skill) yang diikuti guru-guru MTs dari Kecamatan Bungaraya, Sabak Auh dan Sungai Apit. Acara kegiatan MGMP pembuatan soal HOTS ini dibuka...

Siak (Inmas) -  Kamis, (27/02/2020), bertempat di MTsN 2 Siak, Kecamatan Sungai Apit, diselenggarakan kegiatan MGMP pembuatan soal HOTS (Higher Order of Thinking Skill) yang diikuti guru-guru MTs dari Kecamatan Bungaraya, Sabak Auh dan Sungai Apit. Acara kegiatan MGMP pembuatan soal HOTS ini dibuka oleh Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Syaifudin.

MGMP penulisan soal HOTS (Higher order of thinking skill) bertujuan untuk membekali para guru dalam pembuatan soal yang baik dan benar. Dalam kegiatan ini, Soal-soal HOTS (Higher Order of Thinking Skill) yang dibahas bukan berarti soal yang sulit, redaksinya panjang dan berbelit-belit sehingga banyak membuang banyak waktu membacanya dan sekaligus memusingkan siswa, tetapi soal tersebut disusun secara proporsional dan sistematis untuk mengukur Indikator Ketercapaian Kompetensi (IKK) secara efektif serta memiliki kedalaman materi sehingga siswa pun terangsang untuk menjawab pertanyaan dengan baik.

Drs. H. Syaifudin selaku Ketua Pokjawas dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tak terhingga atas dukungan madrasah-madrasah anggota KKM dalam partisipasinya membuat soal HOTS yang disambut antusias dan khidmat oleh seluruh peserta, karena dengan adanya kegiatan seperti ini akan menambah wawasan dan pengalaman seorang guru didalam tugasnya sebagai pendidik sekaligus sebagai penilai hasil belajar peserta didik.

Syaifudin juga berharap agar guru madrasah terus meng-update kompetensinya terutama di era milenial ini dengan memanfaatkan tekhnologi sebagai pendukung proses belajar mengajar sehingga segala bentuk perkembangan dunia pendidikan dapat di akses dengan cepat. Di akhir kegiatan tersebut, salah seorang peserta atas nama Syaifudin berharap agar kegiatan ini terus dilaksanakan secara rutin demi meningkatkan potensi dan profesionalisme guru khususnya guru madrasah. (Hd)