Kampar (Humas) - Minggu (18/01), Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ), Drs. H. Idris Taher, didampingi Sekretaris Umum LPTQ yang juga Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar, Drs. H. Syafrizal Aziz, dan Koordinator Seksi Perhakiman LPTQ Kab. Kampar, Syamsuatir SHI, meninjau pelaksanaan Pelatihan Seni Baca Al-Qur'an yang dilaksanakan di Masjid Raya Baiturrahman Kampar Timur. Turut hadir dalam pelatihan tersebut Camat Kampar Timur yang diwakili oleh Sekcam, H. Ibrahim, S.Pd dan Kepala KUA Kampar Timur, Rahmat, MSy.
Dalam sambutannya Idris taher mengatakan bahwa pelatihan yang dilaksanakan janganlah hendaknya diniatkan untuk MTQ saja, melainkan sebagai pelaksanaan kewajiban sebagai seorang muslim untuk mempelajari dan mengajarkan al-Qur'an. Idris mengutip hadits Nabi yang mengatakan bahwa sebaik-baik orang beriman adalah orang yang mau mempelajari dan mengajarkan al-Qur'an.
Dalam kunjungan kali ini juga diserahkan bantuan berupa uang pembinaan sebesar Rp. 2.000.000,-. Buku Panduan MTQ dan dua buah buku kumpulan soal Fahmil Qur’an. Idris berharap bantuan yang sedikit ini bisa dipergunakan secara maksimal untuk melanjutkan program pembinaan ke depan. LPTQ Kab. Kampar, sampai saat ini tetap berusaha untuk membina LPTQ Kecamatan yang tersebar di 21 kecamatan, walaupun ia mengakui bahwa kekuatan dana yang dimiliki oleh LPTQ saat ini sangat minim.
Sementara itu Sekcam Kampar Timur, H Ibrahim S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang sangat mendalam, bahwa dengan keterbatasan dana yang dimiliki LPTQ Kab. Kampar masih bisa menunjukkan komitmennya untuk melaksanakan pembinaan sampai ke tingkat kecamatan. Ibrahim menambahkan bahwa kegiatan seperti ini harus didukung oleh semua pihak, karena dengan adanya kegiatan ini akan bisa mengurangi kenakalan remaja dan peredaran narkoba yang marak akhir-akhir ini, dan tentunya sangat sejalan dengan program lima pilar pembangunan Kab. Kampar.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala KUA Kampar Timur, Rahmat M.Sy mengatakan bahwa kegiatan pelatihan ini adalah kegiatan rutin tiap minggu pagi, dan sudah berjalan hampir satu tahun.
"Masyarakat Kampar Timur cukup antusias mengikuti pelatihan ini, terbukti dengan tingkat kehadiran peserta yang hampir mencapai 300 orang, " tutur Rahmat.
Selain di Masjid Raya Baiturrahman, kegiatan yang sama juga dilaksanakan di Desa Deli Makmur. Hanya saja, Rahmat menambahkan bahwa akhir-akhir ini kehadiran peserta sedikit menurun karena bertabrakan dengan kegiatan Pramuka yang dilaksanakan di sekolah-sekolah, untuk itu ia mengharapkan mudah-mudahan ke depan pihak LPTQ Kecamatan dan KUA bisa membicarakan hal ini dengan pihak sekolah sehingga dua kegiatan positif ini, yakni pelatihan seni baca al-Qur’an dan kegiatan pramuka, bisa diikuti oleh peserta secara maksimal. (Ags/Sym)
*edit by novam