0 menit baca 0 %

Ketua Kloter 18 : Patuhi Waktu Melontar

Ringkasan: Kampar (Inmas) Dalam pertemuan dengan maktab pada hari selasa pukul 20.00 Waktu Arab Saudi (WAS), yang membahas tentang persiapan Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina), menghasilkan beberapa keputusan, salah satunya adalah mematuhi waktu melontar. Demikian disampaikan Ketua Kloter 18 Embarkasi Batam,...

Kampar (Inmas) – Dalam pertemuan dengan maktab pada hari selasa pukul 20.00 Waktu Arab Saudi (WAS), yang membahas tentang persiapan Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina), menghasilkan beberapa keputusan, salah satunya adalah mematuhi waktu melontar.


Demikian disampaikan Ketua Kloter 18 Embarkasi Batam, Drs Muhammad Yamin, didampingi Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) Drs H Syafrizal Aziz dari Kota Mekkah Al-Mukarromah, keapda Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI, hari rabu sore (23/08) melalui telpon selulernya.


Yamin menjelaskan, dalam melontar ini, Jema’ah harus atau wajib dipandu oleh maktab (tidak boleh lagi melontar tanpa dipandu maktab). Bagi yang ingin melontar diluar jadwal yang telah ditentukan, tidak akan bisa terlaksana, karena sudah ada penjagaan Polisi Saudi.


Sebelum acara pertemuan dengan maktab, Jema’ah kita diberikan pembinaan oleh Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekkah oleh Ibu Devi Agraini dan Sektor 11 oleh Bapak Erfizal. Dalam pembinaan tersebut jema’ah diminta untuk terus menjaga kesehatan, banyak minum, juga oralit. Mengingat suhu Arafah diperkirakan kurang lebih 50 derajat.


Sementara itu, Bapak Efrizal memberikan pembinaan ibadah sebelum wukuf. Beliau menyampaikan agar jema’ah mempersiapkan bekal untuk wukuf, mulai dari bekal makanan, bekal kesehatan dan bekal ilmu manasik. Selama wukuf, jema’ah di Arafah hanya diberikan makan 4 kali untuk 2 hari. Di Mina jema’ah diberikan makan selama 3 hari. (Ags/Usm)