0 menit baca 0 %

Ketua DPW FKDT Provinsi Riau: Kita Bersama Berjuang Majukan Insan Diniyah

Ringkasan: Siak (Inmas) Rabu, (31/10/18), Kita terus optimis untuk memajukan MDTA di seluruh Provinsi Riau ini. Peran kita sebagai guru MDTA yang berkumpul dalam satu forum yang disebut dengan Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) ini Insya Allah mampu membuat langkah-langkah strategis dan efektif, guna m...

Siak (Inmas) – Rabu, (31/10/18), “Kita terus optimis untuk memajukan MDTA di seluruh Provinsi Riau ini. Peran kita sebagai guru MDTA yang berkumpul dalam satu forum yang disebut dengan Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) ini Insya’Allah mampu membuat langkah-langkah strategis dan efektif, guna memajukan pendidikan diniyah anak-anak. Mudah-mudahan melalui Muscab Ke II DPC FKDT kabupaten Siak ini, kita bisa merumuskan kembali program-program pokok yang menjadi unggulan kita ke depan”, ujar Mukhlis, S.Pd.I selaku Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) FKDT Provinsi Riau dihadapan hadirin peserta Muscab DPC FKDT Kabupaten Siak.

Mukhlis juga menyampaikan bagaimana peran penting FKDT untuk menjalin mitra yang kuat dengan berbagai pihak dalam memajukan madrasah diniyah terutama dengan Kantor Kementerian Agama. “Secara teoritis, kemitraan adalah sebuah kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk mencapai tujuan yang saling menguntungkan serta memenuhi kebutuhan satu sama lainnya. Untuk itu, FKDT  harus mampu berperan sebagai jembatan/penghubung antara tuntutan dan/atau kebutuhan Diniyah  dengan Pemerintah dan Masyarakat atau sebaliknya dari kebuntuan dan keterbatasan peningkatan mutu SDM, Program, Pembiayaan serta Fasilitas Sarana dan Prasarana Diniyah”, ujarnya.

Dalam lintasan perjalanannya, Madrasah Diniyah tumbuh dan berkembang dari dan oleh Masyarakat, demikian pula FKDT tumbuh dan berkembang dari masyarakat praktisi diniyah, maka keberadaan FKDT adalah merupakan hal yang sangat urgen, demikian pula legitimasi Peran dan Pemberdayaan FKDT oleh Kemenag, membuktikan Diniyah Takmiliyah diakui oleh Pemerintah dan Negara sebagai salah satu pola pendidikan di Indonesia. (Hd)