Kuansing (inmas) pelaksanaan kegiatan kegiatan rohani siswa di MTs Negeri 4 Kuansing diisi dengan kegiatan Kuliah Tujuh Menit (Kultum) oleh kelas 8³ yang kemudian dilanjutkan dengan ceramah singkat oleh pembina siswa Bapak Yusri Ramlili Sutan tentang pentingnya ibadah Qurban, jum'at (9/08/2019).
Dalam materi ceramah nya, beliau menyampaikan pentingnya ibadah Qurban. "Daging kurban, jika salah dalam menangani, dapat berubah dari barang yang halal menjadi haram" Ungkap yusri
salah satu penyebabnya, adalah ketidaksabaran petugas penyembelihan hewan kurban."Kalau hewan sembelihan itu belum mati karena disembelih tetapi dipotong-potong, bisa jadi dagingnya menjadi tidak halal," Ungkapnya.
Selain itu, saat ini banyak kita temui dipasar-pasar banyak penjual ayam potong yang ketika menyembelih ayam belum mati tapi sudah dikuliti
Ditambahkan oleh beliau"Hewan bisa kesakitan, dan mati bukan karena disembelih, namun karena kesakitan yang luar biasa," ujar yusri yang juga seorang ustad.
Untuk memastikan bahwa hewan itu sudah mati atau belum, ujarnya, dapat dilakukan pengecekan melalui tiga titik refleks yaitu refleks mata, refleks kuku, dan refleks ekor.
Disamping itu beliau jga mengajarkan kepada siswa/i nya agar memperdalam ilmu agama agar jangan sampai kita terjerumus dalam dosa.
Dalam kegiatan ini beliau juga menjelaskan kepada siswa/i nya tentang sejarah ibadah qurban bermula dari nabi adam sampai nabi ibrahim sehingga disyariaatkan bagi umat muhammad saw. Hal ini dilakukan agar para siswa/i mengerti tentang pentingya ibadah qurban. (Aqr)