0 menit baca 0 %

Keterlambatan BPIH tak Pengaruhi Persiapan Penyelenggaran Haji 2010

Ringkasan: Jakarta (Pinmas)- Keterlambatan pengunguman Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun ini tidak berpengaruh terhadap persiapan penyelenggaran ibadah haji 2010. Menurut Abdul Ghafur Jawahir, Selasa (20/7) kemarin, pemerintah telah mempersiapkan hal-hal penting terkait pelaksanaan ibadah haji, se...
Jakarta (Pinmas)- Keterlambatan pengunguman Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun ini tidak berpengaruh terhadap persiapan penyelenggaran ibadah haji 2010. Menurut Abdul Ghafur Jawahir, Selasa (20/7) kemarin, pemerintah telah mempersiapkan hal-hal penting terkait pelaksanaan ibadah haji, seperti katering, akomodasi, pemondokan dan penerbangan. Ghafur mengungkapkan, batas akhir pelunasan biaya haji bagi jamaah belum bisa ditentukan. Hal itu menunggu Keputusan Presiden (Kepres) tentang biaya ibadah haji. Di satu sisi Kepres tersebut belum bisa keluar selama belum ada kesepakatan angka BPIH antara pemerintah dengan DPR. Sebagai perbandingan, tahun lalu batas akhir pelunasan biaya haji bagi jamaah adalah sebulan setelah Kepres tersebut dikeluarkan. Dengan demikian, lanjut dia, seandainya BPIH diputuskan pada raker Komisi VIII DPR RI dengan Kemenag yang menurut jadwal akan digelar Rabu (21/7) maka keputusan tersebut akan disampaikan ke Presiden. Biasanya, proses menunggu kepres memakan waktu seminggu sehingga ada kemungkinan batas pelunasan biaya haji bagi jamaah mulai tanggal 28 Juli-30 Agustus. Akan tetapi, Ghafur mengatakan, pemerintah akan memberikan tenggang waktu seminggu apabila terdapat jamaah haji yang belum melunasi BPIH. Pemerintah akan memberikan pilihan untuk tetap meneruskan atau menunda ibadah haji kepada jamaah apabila belum mampu melunasi biaya haji sampai batas waktu yang ditentukan. "Tahun ini memang agak telat tetapi tidak akan menganggu pelaksanaan ibadah haji," tegasnya. Terkait penerbangan, Ghafur menuturkan, dua Maskapai Penerbangan yaitu Garuda Indonesia dan Indonesia sudah menyatakan siap. Terdapat penurunan harga tiket penerbangan rata-rata sebesar 58 dolar sehingga harga tiket yaitu 1.720 Dollar dari harga sebelumnya yang ditawarkan 1.778 dolar. Lebih lanjut Ghafur mengemukakan, persiapan pengumpulan paspor jamaah oleh Kemenag ditargetkan selesai sebelum Ramadan. Hal tersebut dilakukan agar pengurusan visa bisa dirampungkan selama bulan Ramadan. "Meski pengurusan agak molor dari tahun lalu jamah tidak perlu khawatir," katanya.(rep/ts/msd)